KAMMI DIY Kecam Pernyataan Ketua BPIP Diskriminatif

KESATUAN Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Istimewa Yogyakarta mengecam pernyataan Kepala BPIP KH Yudian Wahyudi tentang peraturan pakaian Paskibraka.

Pernyataan itu  dikeluarkan pada jumpa pers 14 Agustus 2024.

KH Yudian Wahyudi, yang juga mantan Rektor UIN Sunan Kalijaga menyebut bahwa seluruh anggota Paskibraka menjalankan tugas mereka secara “sukarela dalam rangka mematuhi peraturan yang ada”.

KAMMI DIY menilai pernyataan ini menunjukkan bahwa peraturan nomor 35 tahun 2024 yang dikeluarkan oleh BPIP bersifat diskriminatif.

Dan tidak mempertimbangkan nilai-nilai budaya serta agama yang sudah ada di masyarakat.

Kabid Perempuan KAMMI DIY, Novia Ramadhani, menilai  aturan tersebut mencederai prinsip kebhinnekaan.

Menurut dia, standar pakaian yang tercantum dalam peraturan tersebut, termasuk pelarangan jilbab, bertentangan dengan tata nilai budaya dan agama di Indonesia.

BACA JUGA  Bupati Samosir Kukuhkan 44 Anggota Paskibraka HUT RI ke-80

“Penerapan standar yang bertentangan dengan nilai-nilai ini mencederai semangat Pancasila yang menjunjung tinggi kebhinnekaan,” ujar Novia.

Ketua KAMMI DIY, Salman Al-Farisiy juga mengekspresikan kekecewaannya terhadap peraturan tersebut.

Dia menyatakan bahwa implementasi peraturan ini memaksa salah satu kontingen Paskibraka dari Yogyakarta untuk melepas jilbabnya.

Salman menambahkan meskipun Istana telah mengeluarkan pernyataan yang memperbolehkan penggunaan jilbab, KAMMI DIY masih berharap agar peraturan diperbaharui.

Terutama untuk mengakomodasi pakaian dan busana yang mencerminkan nilai budaya dan agama lain di Indonesia.

“Yogyakarta memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan perubahan yang lebih inklusif,” tutup Salman. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Anggota Paskibraka Kota Bandung Tetap Berhijab Saat Bertugas

Siswantini Suryandari

Related Posts

Stasiun Meteorologi Yogyakarta Peringatkan Gelombang Tinggi Perairan Samudera Hindia

STASIUN Meteorologi Yogyakarta mengeluarkan peringatan dini terhadap tinggi gelombang di perairan Samudera Hindia di sebelah selatan Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunungkidul yang dimungkinkan terjadi pada Senin (5/10)…

Pertamina Gelar Pemeriksaan Gigi Gratis untuk Anak Berkebutuhan Khusus

PERTAMINA Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah bersama IKA UNAIR Komisariat Fakultas Kedokteran Gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak menggelar pemeriksaan gigi gratis ‘Senyum Sehat untuk Anak Istimewa di P3D Semar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Juarai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Akhiri Penantian Panjang

  • October 6, 2026
Juarai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Akhiri Penantian Panjang

Mahasiswa RPL Unisa Raih Predikat Terbaik Uji Kompetensi Keperawatan

  • October 5, 2026
Mahasiswa RPL Unisa Raih Predikat Terbaik Uji Kompetensi Keperawatan

Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

  • October 5, 2026
Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

PSI Cianjur Bidik Enam Kursi DPRD pada Pileg 2029

  • October 5, 2026
PSI Cianjur Bidik Enam Kursi DPRD pada Pileg 2029

Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

  • October 5, 2026
Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

Bantu Mahasiswa UTS, Fapet UGM Bagikan 2.577 Butir Telur Rebus Gratis

  • October 5, 2026
Bantu Mahasiswa UTS,  Fapet UGM Bagikan 2.577 Butir Telur Rebus Gratis