Pasar Kolombo Sleman Kini Layani Belanja Kebutuhan secara Daring

MESKI menyandang predikat sebagai pasar tradisional, Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM kemudian menyiapkan layanan daring dari Pasar Kolombo yang berada di Kalurahan Condongcatur, Depok Sleman.

Untuk berbelanja, masyarakat tak lagi perlu datang ke pasar. Melalui platform digital pasarkolombo.id, konsumen  dapat melihat berbagai produk yang ditawarkan pedagang Pasar Kolombo, memilih kebutuhan yang diinginkan, memasukkannya ke dalam keranjang belanja, serta melakukan pemesanan melalui sistem pembayaran QRIS.

Belanja kebutuhan pasar secara digital tersebut dikembangkan bukan untuk menggantikan pasar rakyat, melainkan untuk memperkuat hubungan antara pedagang dan konsumen sekaligus membuka saluran perdagangan baru bagi pasar.

Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM, Puthut Indroyono, mengatakan bahwa uji coba platform belanja digital tersebut menjadi bagian penting untuk melihat bagaimana sistem dapat diterapkan secara langsung sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu dikembangkan.

BACA JUGA  UGM Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular

Proses pembelajaran

Menurutnya, pelaksanaan uji coba tidak hanya bertujuan menguji sistem dari sisi teknologi, tetapi juga menjadi proses pembelajaran bersama antara peneliti, pengelola pasar, pedagang, dan masyarakat sebagai pengguna.

“Dari pelaksanaan ujicoba ini, kami ingin melihat apa yang sudah berjalan baik dan apa yang masih perlu disempurnakan, sehingga apabila nantinya dikembangkan lebih luas, kita sudah lebih siap dan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” jelas Puthut, Rabu.

Puthut berharap masyarakat di sekitar Pasar Kolombo dapat ikut mencoba layanan tersebut selama masa pengembangan atau uji coba.

Ia menambahkan, pengalaman dan masukan dari masyarakat maupun pedagang nantinya akan menjadi bagian penting dalam penyempurnaan Pasar Rakyat Digital V2.0.

BACA JUGA  Dua Mobil Semar UGM Ikut  Shell Eco-Marathon di Qatar

Beri kemudahan

Lurah Pasar Kolombo, Kuwat, menyambut baik pelaksanaan uji coba Pasar Rakyat Digital V2.0. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat menjadi salah satu cara untuk memberikan kemudahan kepada konsumen sekaligus membuka peluang baru bagi para pedagang.

“Harapannya selalu memberikan kemudahan kepada konsumen. Dengan adanya layanan ini, masyarakat dapat berbelanja ke Pasar Kolombo bahkan tanpa harus datang secara langsung,” kata Kuwat.

Dia menilai, kemudahan berbelanja dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Pasar Kolombo. Konsumen yang sebelumnya memiliki keterbatasan waktu untuk datang langsung ke pasar tetap dapat memperoleh keperluan sehari-hari dari pedagang pasar melalui layanan digital.

Pihak pengelola Pasar Kolombo, kata Kuwat, juga siap memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut. “Kami membuka pintu masuk seluas-luasnya. Kami dari pengurus Pasar Kolombo akan menyiapkan hal-hal yang mendukung pelaksanaan. Harapannya pasarnya semakin besar dan pedagangnya semakin sejahtera,” tutupnya.

BACA JUGA  Cetak 3D-HA Beri Harapan Baru Penanganan Trauma Tulang pada Hewan

Pendekatan kolektif

Di sisi lain, Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM, Dr. Hempri Suyatna, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa berbeda dengan platform perdagangan digital pada umumnya, Pasar Rakyat Digital V2.0 dikembangkan melalui pendekatan kolektif dan gotong royong.

“Program ini melibatkan pedagang, pengelola pasar, masyarakat, serta berbagai pihak pendukung dalam satu ekosistem pasar rakyat,” tutup Hempri. (AGT/A-01)

Related Posts

Dukung Keamanan, PLN UP3 Perkuat Sinergi dengan Polres Pematangsiantar

GUNA mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat, PT PLN  UP3 Pematangsiantar terus memperkuat sinergitas dengan berbagai pemangku kepentingan. Sinergitas tersebut untuk membangun komunikasi dan koordinasi terkait pelayanan serta keandalan kelistrikan di…

Polda Jambi Ungkap Kasus Penimbunan 2.550 Liter BBM Subsidi Pertalite

KEPOLISIAN Daerah Jambi melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Batanghari, menyita dua ribuan liter bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite, yang diduga hasil kejahatan penyalahgunaan pengangkutan dan niaga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas

  • October 25, 2026
KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas

Peringati Hari Osteoporosis, Perwatusi Ajak Warga Rutin Bergerak

  • October 25, 2026
Peringati Hari Osteoporosis, Perwatusi Ajak Warga Rutin Bergerak

KAI Berkomitmen Jaga Keandalan Prasarana

  • October 24, 2026
KAI Berkomitmen Jaga Keandalan Prasarana

ICE 2026: Bahasa sebagai Pintu Masuk Kebudayaan

  • October 24, 2026
ICE 2026: Bahasa sebagai Pintu Masuk Kebudayaan

Taklukkan Bali United 3-0, Persib U-15 Juara Piala Soeratin 2026

  • October 23, 2026
Taklukkan Bali United 3-0, Persib U-15 Juara Piala Soeratin 2026

KAI Logistik Distribusikan 122 Ribu Unit Sepeda Motor hingga Triwulan III 2026

  • October 23, 2026
KAI Logistik Distribusikan 122 Ribu Unit Sepeda Motor hingga Triwulan III 2026