
HAKIM Pengadilan Negeri Bandung mengabulkan seluruh gugatan praperadilan tersangka Pegi Setiawan sebagai tersangka pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon 8 tahun silam.
“Mengabulkan permohonan praperadilan permohon untuk seluruhnya,” tegas Hakim tunggal Eman Sulaeman di PN Bandung, yang langsung disambut riuh pengacara dan sebagian pendukung Pegi Setiawan yang hadir di ruang sidang PN Bandung, Senin (8/7).
Eman Sulaeman menyatakan proses penetapan tersangka terhadap Pegi Setiawan oleh Direktorat Kriminal Umum Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat tidak sah dan batal demi hukum.
“Menyatakan tindakan termohon menetapkan pemohon sebagai tersangka tindak pidana perlindungan anak, dan atau pembunuhan berencana, dan atau pembunuhan sebagaimana pasal 80 ayat 1 Jo 81 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan atau pasal 340 jo pasal 338 Jo pasal 55 KUHP oleh Polri Daerah Jawa Barat Reserse Kriminal Umum termohon tidak sah dan tidak berdasarhukum,” jelas Eman.
Dengan putusan yang tak bisa dibanding atau upaya hukum lainnya, maka penyidik Polda Jabar harus membebaskan Pegi dari segala tuntutan hukum. Termasuk mencabut status tersangka dari Pegi.
Tangis gembira Kartini, ibunda dari Pegi Setiawan yang hadir di ruang sidang pecah seketika. Pada persidangan itu Kartini memakai kaos putih bergambar anaknya Pegi. Para pengacaranya memeluknya dan menenangkan Kartini yang masih menangis tersedu. (Rav/S-01)