Wabup Sidoarjo Soroti Drainase Buruk Jalan Suko–Sumberejo

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak proyek pemeliharaan jalan ruas Suko–Sumberejo, Kecamatan Wonoayu, Rabu (8/4). Meski kualitas aspal dinilai memenuhi syarat, Wabup menyoroti kondisi drainase yang dianggap menjadi ‘biang kerok’ banjir di kawasan tersebut.

Dalam sidak tersebut, Mimik berdialog langsung dengan Satgas Jalan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA). Mimik memastikan ketebalan aspal hotmix telah sesuai standar minimal tiga centimeter dengan komposisi material yang tepat. Namun perhatiannya teralihkan pada temuan saluran air yang tertutup rapat oleh urukan dan pengecoran liar.

Mimik menegaskan, pembangunan jalan tidak akan memberikan manfaat maksimal jika sistem saluran air diabaikan. Ia menemukan banyak titik saluran air yang ditutup permanen untuk akses bangunan tanpa mempertimbangkan aliran air.

BACA JUGA  Jelang Lebaran, Ratusan Driver Ojol Janda di Sidoarjo Terima Paket Sembako

“Kalau saluran tertutup seperti ini, air tidak punya jalur. Ini yang menyebabkan banjir. Saya minta masyarakat jangan menutup saluran air sembarangan. Boleh membangun, tapi wajib ada bak kontrol agar perawatan tetap mudah,” tegas Mimik.

Pentingnya perencanaan infrastruktur

Wabub Sidoarjo Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak proyek pemeliharaan jalan ruas Suko–Sumberejo, Kecamatan Wonoayu, Rabu (8/4). (Dok/Ist)

Wabup Sidoarjo ini meminta pemerintah desa dan dinas terkait untuk lebih serius dalam merencanakan infrastruktur. Menurutnya, arah aliran air dan titik pembuangan akhir (outfall) harus dipetakan dengan jelas sebelum pengaspalan dilakukan.

Mimik minta penanganan drainase harus didahulukan sebelum pengaspalan agar umur jalan lebih panjang dan tidak terendam banjir. Demikian pula ketinggian jalan harus dihitung agar rumah warga di sekitar tidak menjadi lebih rendah dan terdampak luapan air. Tidak lupa untuk pengguna jalan diminta sadar diri tidak melintasi jalur tersebut dengan kendaraan yang melebihi beban kelas jalan.

BACA JUGA  Bupati Sidoarjo Temukan Produk Kadaluwarsa saat Sidak

Sidak itu merupakan bentuk pengawasan ketat Pemkab Sidoarjo terhadap kualitas infrastruktur di lapangan. Mimik berharap integrasi antara perbaikan jalan dan normalisasi saluran air dapat menyelesaikan masalah banjir secara permanen di wilayah Wonoayu.

“Pembangunan jalan harus terintegrasi dengan perencanaan saluran. Jangan sampai membangun jalan tapi justru menimbulkan persoalan baru di kemudian hari,” pungkas Mimik. (OTW/M-01)

Related Posts

Balita di Sidoarjo Hilang Terseret Arus Sungai Kedungan

TIM SAR gabungan melakukan pencarian seorang balita berusia dua tahun yang dilaporkan hilang, terseret arus di Sungai Kedungan Desa Kalidawir Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Hingga Kamis (9/4), operasi pencarian difokuskan pada…

Petugas Samsat Diminta Beri Kemudahan Pembayaran Pajak Kendaraan

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung imbas belum diimplementasikannya kebijakan terkait kemudahan membayar Pajak Kendaraan Bermotor tahunan. Mulai 6 April 2026, wajib pajak semakin…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kalahkan Gresik Phonska, JPE Juara Putaran Pertama

  • April 9, 2026
Kalahkan Gresik Phonska, JPE Juara Putaran Pertama

Seribuan Pendaftar Ikuti Seleksi Penerimaan Anggota Polri di Polda DIY

  • April 9, 2026
Seribuan Pendaftar Ikuti Seleksi Penerimaan Anggota Polri di Polda DIY

Mahasiswa UNY Sulap Sisa Kayu Praktikum Jadi Kotak Tisu Estetis

  • April 9, 2026
Mahasiswa UNY Sulap Sisa Kayu Praktikum Jadi Kotak Tisu Estetis

UGM Buka Jalur Seleksi Bibit Unggul

  • April 9, 2026
UGM Buka Jalur Seleksi Bibit Unggul

Covid-19 Cicada Disebut tidak Seganas Varian Sebelumnya

  • April 9, 2026
Covid-19 Cicada Disebut tidak Seganas Varian Sebelumnya

Wabup Sidoarjo Soroti Drainase Buruk Jalan Suko–Sumberejo

  • April 9, 2026
Wabup Sidoarjo Soroti Drainase Buruk Jalan Suko–Sumberejo