
PUSAT Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) melakukan kegiatan panen raya padi di atas lahan produktif seluas dua hektare yang berlokasi di wilayah Sedati, Sidoarjo, Senin (9/3). Varietas padi yang dipanen jenis unggul Ciherang, Inpari 32, dan Padi Mustajab yang selama ini dikenal memiliki kualitas baik dan tekstur yang disukai masyarakat.
Komandan Puspenerbal (Danpuspenerbal) Laksda TNI Bayu Alisyahbana mengatakan, agenda ini merupakan langkah konkret Puspenerbal dalam menyukseskan Program Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan. Dari luas area tersebut diperkirakan hasil panen mencapai enam ton gabah.
“Panen raya hari ini adalah bukti nyata kontribusi Puspenerbal. Dengan hasil mencapai enam ton gabah, kita optimistis bahwa pemanfaatan lahan yang efektif mampu menjadi pilar pendukung kedaulatan pangan bangsa,” kata Bayu.
Tantangan global

Menurut Bayu, seluruh hasil panen ini nantinya akan diproses dan didistribusikan melalui Primkopal Juanda. Prioritas utama distribusi adalah untuk memenuhi kebutuhan pangan prajurit, karyawan (PNS), serta masyarakat di sekitar wilayah Juanda dengan harga yang tetap terjangkau. Hal ini menjadi bukti keberhasilan Puspenerbal dalam menjalankan program swasembada pangan secara mandiri.
Lebih lanjut Bayu mengatakan, kegiatan Panen Raya Puspenerbal 2026 ini diharapkan menjadi simbol optimisme nasional dalam menghadapi berbagai tantangan global. Penguatan sektor pertanian dan pangan di lingkungan militer menjadi bukti kekuatan bangsa Indonesia yang tidak hanya tangguh di bidang pertahanan, tetapi juga mandiri secara ekonomi dan pangan.
Puspenerbal berkomitmen untuk terus mengoptimalkan lahan-lahan yang ada guna mendukung keberlanjutan sektor pertanian nasional, demi terciptanya kesejahteraan bagi seluruh keluarga besar TNI Angkatan Laut dan masyarakat luas. (OTW/N-01)






