Ekonomi Tumbuh 5,37 Persen, Jateng Lampaui Target

SAAT memasuki satu tahun masa kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen, capaian indikator makro pembangunan Jawa Tengah menunjukkan tren positif. Mayoritas target pembangunan berhasil terpenuhi, bahkan beberapa melampaui sasaran nasional.

Hal itu terungkap dalam forum diskusi Forum Wartawan Pemprov-DPRD Jateng (FWPJT) di Kompleks Kantor Gubernur, Senin (23/2).

Stabilitas birokrasi dan ekonomi

Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Jawa Tengah, Zulkifli, mengatakan stabilitas birokrasi dan ekonomi menjadi kunci capaian selama satu tahun terakhir.

Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah tercatat mencapai 5,37 persen, melampaui target 4,8 persen. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil ditekan menjadi 4,66 persen, masih berada dalam rentang sasaran.

Di sektor kesejahteraan, tingkat kemiskinan tercatat 9,39 persen, stabil dan masuk dalam kisaran target pembangunan (9,00–9,66 persen).

BACA JUGA  Jumlah Warga Miskin di Jateng Turun, Ekonomi Menggeliat

Sementara itu, Otonomi Fiskal Daerah mencapai 63,01 persen, mencerminkan kemandirian fiskal yang semakin kuat.

Reformasi menguat

Indeks Reformasi Birokrasi Jawa Tengah berada di angka 94,06, jauh melampaui target awal 91,5. Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tercatat 85,84 (2024), sedangkan Indeks Modal Manusia berada di angka 0,59 (2024) karena data terbaru belum dirilis.

Menurut Zulkifli, dalam satu tahun kepemimpinan Luthfi–Yasin telah terjadi transformasi pada tiga sektor utama, yakni ekonomi, sosial, dan tata kelola pemerintahan.

“Transformasi sosial terlihat dari menurunnya tingkat pengangguran dan kemiskinan. Tata kelola pemerintahan juga menguat dengan tingginya indeks integritas nasional, otonomi fiskal daerah, indeks demokrasi, dan indeks reformasi birokrasi,” ujarnya.

BACA JUGA  158 Pelari Asing Ikut Bank Jateng Borobudur Marathon 2025

Pemerataan dan PAD

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menilai capaian tersebut secara umum memuaskan jika merujuk pada indikator RPJMD. Namun, ia mengingatkan pentingnya pemerataan pembangunan.

“Mayoritas target terpenuhi. Tantangan berikutnya memastikan pemerataan capaian pembangunan,” katanya.

Ia juga menekankan perlunya kreativitas birokrasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tidak hanya bertumpu pada pajak, tetapi juga melalui optimalisasi aset daerah dan BUMD.

Dengan realisasi investasi mencapai Rp88 triliun, Saleh berharap dampaknya tidak hanya pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Fondasi Awal Kepemimpinan

Pengamat politik dari Universitas Diponegoro, Nur Hidayat Sardini, menilai filosofi Jawa “rame ing gawe, sepi ing pamrih” tercermin dalam gaya kepemimpinan Luthfi–Yasin pada tahun pertama.
Menurutnya, publikasi kinerja tetap diperlukan dalam kerangka akuntabilitas demokrasi.

BACA JUGA  Wakapolda Jateng: Aspirasi Dilindungi, Perusuh Ditindak

“Satu tahun memang relatif singkat. Namun capaian awal ini penting sebagai fondasi untuk empat tahun ke depan,” ujarnya. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Perkuat Layanan Kesehatan, Pemprov Jabar Ingin Sewa Helikopter

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat berencana menyewa helikopter guna memperkuat layanan kesehatan di wilayah selatan Jabar. Saat ini rencana itu masih terus dimatangkan dan dikaji skema pembiayaannya. Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar,…

Dinilai Politis, Batik Motif Geblek Renteng Diganti Gunungan Pare Anom

MOTIF Geblek Renteng, pernah menjadi salah satu motif batik yang disebut sebagai khas Kabupaten Kulon Progo. Namun kini motif itu dihapus dari perbendaharaan. Bupati Kulon Progo Agung Setyawan dalam beberapa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gandeng BSI, Hokben Berbagi untuk Dhuafa di Bulan Ramadan

  • February 25, 2026
Gandeng BSI, Hokben Berbagi untuk Dhuafa di Bulan Ramadan

Senat Unsil Tasikmalaya Tetapkan Tiga Calon Rektor

  • February 25, 2026
Senat Unsil Tasikmalaya Tetapkan Tiga Calon Rektor

200 Dosen Dididik Ideologi Pancasila

  • February 24, 2026
200 Dosen Dididik Ideologi Pancasila

Ahmad Abdul Wasiudin Resmi Jabat Direktur Al Syukro Universal

  • February 24, 2026
Ahmad Abdul Wasiudin Resmi Jabat Direktur Al Syukro Universal

Perkuat Layanan Kesehatan, Pemprov Jabar Ingin Sewa Helikopter

  • February 24, 2026
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemprov Jabar Ingin Sewa Helikopter

Dinilai Politis, Batik Motif Geblek Renteng Diganti Gunungan Pare Anom

  • February 24, 2026
Dinilai Politis, Batik Motif Geblek Renteng Diganti Gunungan Pare Anom