Pemkab Bantul Gratiskan Perawatan Korban Gempa

PEMERINTAH Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggratiskan biaya perawatan medis bagi warga yang menjadi korban gempa bumi pada Jumat (6/2) dini hari.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Agus Budi Raharjo, mengatakan jumlah bangunan rusak dan korban luka masih terus bertambah seiring proses pendataan di lapangan.

Ia menyebutkan, total korban luka akibat dampak tidak langsung gempa mencapai 31 orang. “Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 orang menjalani rawat jalan dan delapan orang harus menjalani rawat inap di berbagai rumah sakit di Kabupaten Bantul,” ujar Agus.

Menurut dia, biaya rawat inap para korban akan ditanggung melalui skema Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) atau Belanja Tak Terduga (BTT), terutama bagi pasien yang tidak terdaftar atau tidak tercover BPJS Kesehatan.

BACA JUGA  Nilai Tukar Petani dan Harga Gabah di DIY Alami Kenaikan

“Pasien bisa dicover dengan Jamkesda dengan plafon maksimal Rp5 juta. Jika masih kurang, dapat ditanggung melalui Belanja Tak Terduga (BTT),” jelasnya.

Perawatan korban gempa dan kerusakan infrastruktur

Selain korban luka, Pemkab Bantul juga mencatat kerusakan infrastruktur di 20 titik. Kerusakan tersebut meliputi 11 rumah warga, dua tempat ibadah, serta sejumlah fasilitas umum dan gedung milik pemerintah.

“Sebagian besar kerusakan masuk kategori ringan. Yang cukup berat hanya atap yang runtuh di Samsat Bantul, namun pelayanan tetap berjalan normal,” ungkap Agus.

Untuk rumah warga yang mengalami kerusakan ringan, perbaikan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), TNI, dan Polri.

BACA JUGA  PB IDI Imbau Masyarakat Selalu Waspada Potensi Bencana

Sementara itu, fasilitas pendidikan dan fasilitas umum yang terdampak akan segera diperbaiki agar proses belajar mengajar maupun pelayanan publik tidak terganggu. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

GERAKAN  Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun mendesak Kapolres Pematangsiantar untuk mempercepat  proses penyelidikan kebakaran pasar tradisional Pasar Dwikora Parluasan. Kebakaran yang terjadi pada 18 Juni 2026 sekitar pukul 03.05 WIB…

Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

POLDA Jawa Tengah memberikan penghargaan kepada 49 insan berprestasi yang terdiri dari 37 personel Polri dan 12 masyarakat sipil. Penghargaan diberikan atas prestasi mereka di berbagai cabang olahraga, sekaligus dedikasi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

  • August 12, 2026
Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

  • August 12, 2026
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

  • August 12, 2026
GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

  • August 11, 2026
Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

Antisipasi Karhutla, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan

  • August 11, 2026
Antisipasi Karhutla, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan

Dieng Culture Festival 2026 Siap Beri Pengalaman Berbeda

  • August 11, 2026
Dieng Culture Festival 2026 Siap Beri Pengalaman Berbeda