Kehadiran Dapur Polri di Lokasi Bencana Purbalingga Diapresiasi

KEHADIRAN dapur lapangan milik Polri di lokasi bencana alam Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, mendapat apresiasi dari warga terdampak. Dapur lapangan tersebut dinilai sangat membantu pemenuhan kebutuhan makan warga pascabanjir bandang.

Kepala Dusun Bambangan, Rohmat, mengaku keberadaan dapur lapangan Polri sangat meringankan beban warga, terutama mereka yang rumah dan dapurnya rusak akibat bencana.

“Banyak warga kami yang tidak bisa memasak karena dapurnya rusak. Adanya dapur lapangan Polri ini sangat membantu. Terima kasih kepada Polri yang sudah peduli,” ujar Rohmat, Rabu (28/1).

Apresiasi serupa disampaikan Rohim, salah satu warga Dusun Bambangan. Ia mengatakan dapur lapangan Polri menyediakan makanan secara rutin untuk warga terdampak.

BACA JUGA  Polres Purbalingga Sumbang Sembako untuk Pengungsi Banjir

“Terima kasih kepada Polri. Dengan adanya dapur lapangan ini, kami bisa mendapatkan makanan pagi, siang, dan sore,” katanya.

Ketersediaan air bersih

Beberapa petugas dari kepolisian tengah memasak di dapur Polri di Purbalingga. (Dok/Ist)

Dapur lapangan tersebut dioperasikan oleh tujuh personel Satuan Brimob Polda Jawa Tengah yang dipimpin Aiptu Doni Irawan. Operasional dapur juga diperkuat dua personel dari unit Mobil Water Treatment untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi warga.

Setiap hari, tim dapur lapangan memasak sekitar 500 porsi makanan dalam satu kali produksi. Dengan tiga kali distribusi, total sekitar 1.500 porsi makanan disalurkan setiap hari untuk warga Dusun Bambangan serta petugas yang bertugas di lokasi bencana.

Selain penyediaan makanan, Mobil Water Treatment Brimob juga menyediakan air bersih siap konsumsi bagi masyarakat. Warga dapat memanfaatkan air bersih tersebut, baik air panas maupun air dingin, sesuai kebutuhan. (Htm/N-01)

BACA JUGA  Peduli Pendidikan, Bulog Beri Bantuan untuk SMA Negeri 1 Purbalingga

Dimitry Ramadan

Related Posts

Seorang PNS di Taput Dipecat Usai Tagih TPP Tertunggak 19 Bulan

NASIB malang dialami Ida Rohani Sinaga. Pasalnya, setelah hampir tiga dekade mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga itu harus kehilangan pekerjaannya. Ironisnya, keputusan pemberhentian…

Amphibi Jatim Tawarkan Penanganan Sampah dengan Mesin Extruder

ALIANSI Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia (Amphibi) Jawa Timur menawarkan teknologi mesin extruder kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai solusi menekan penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Tawaran…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

  • July 29, 2026
Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

  • July 29, 2026
Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

  • July 29, 2026
Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

  • July 29, 2026
Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

  • July 29, 2026
Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

OTT Bupati Pemalang Disebut Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan

  • July 29, 2026
OTT Bupati Pemalang Disebut  Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan