
DIREKTUR Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo N.S., M.Tr.Opsla menyebut pihaknya masih akan terus melakukan pencarian pada para korban longsir di Dusun Pasirkuning Desa Pasirlangu Kec. Cisarua Kab. Bandung Barat.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/POLRI, Kementrian PU, BNPB, Kementrian Kesehatan, BUMN, BUMD, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Relawan dan Komunitas SAR bersinergi melaksanakan pencarian dengan berbagai metode, mulai dari manual, alkon, hingga penggunaan alat berat.
“Kami memiliki penambahan kekuatan personel dari Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Jogja, Kantor SAR Cilacap dan juga potensi SAR dan relawan dari berbagai organisasi,” ujar Yudhi.
“Untuk pencarian menggunakan alat berat, hari ini ada 9 excavator yang akan digerakkan untuk melaksanakan pencarian” lanjutnya.
“Setiap kantung jenazah kami serahkan ke pihak DVI untuk dilaksanakan identifikasi, selanjutnya tim DVI yang akan merilis data data data korban tersebut”
Ia juga berharap cuaca mendukung sehingga pencarian dapat berjalan maksimal hingga sore hari. Pasalnya, cuaca sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan operasi SAR. Adapun potensi SAR yang terlibat sebanyak 2.129. (YY/N-01)







