Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Pakualaman Disebut tak Bawa Identitas

POLRESTA Yogyakarta menangani korban kecelakaan lalu lintas yang sama sekali tidak membawa identitas diri.

Kasi Humas Polresta Yogyakarta Iptu Gandung Harjunadi, Minggu siang menjelaskan, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada Minggu dinihari pukul 01.30 WIB di Pakualaman, Kota Yogyakarta.

“Jenazah korban tanpa identitas iniselanjutnya dibawa ke RS Bhayankara,” katanya.

Gadung menambahkan, dalam kecelakaan lalu lintas itu koran mengendarai sepeda motor NMAX nomor polisi DR 4252 UG.

Dugaan sementara korban mengendarai sepeda motor dari arah barat di Jalan Sultan Agung — Pakualaman dan sampai di perempatan Permata, tak mampu mengedalikan sepeda motornya hingga menabrak tiang listrik.

Kejadian ini, jelas Gandung, menyebabkan korban mengalami luka serius di kepala dan korban dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.

BACA JUGA  InJourney Destination Management Sowan ke Kepatihan Selaraskan Visi

Amankan Dua Remaja

Pada Minggu dinihari pula, kata Gandung, Polresta Yogyakarta juga mengamankan dua remaja yang sedang diamuk massa di Jalan Margo Utomo.

“Pukul 02.30 WIB kami mendapat laporan dari masyarakat, adanya orang yang dipukuli massa,” kata Gandung.

Atas informasi tersebut, jelasnya, polisi menuju lokasi yang dimaksud dan memang benar ada dua anak remaja yang dipukuli massa atas dugaan pelaku kejahatan jalanan atau klithih.

Kedua remaja  berinisial MS, 17 tahun warga Umbulharjo, Kota Yogyakarta dan SR, 20 tahun warga Gondomanan, Yogyakarta diangkut ke Polsek Jetis, Kota Yogyakarta.

Antar Kelompok

Polisi mengamankan satu unit sepeda motor matic nomor polisi AB 26XX WT. Dalam pemeriksaan, di dalam jok (bagasi) sepeda motor tersebut ditemukan pula pelat nomor kendaraan bermotor nomor AB57XX TP.

BACA JUGA  Sambut Nataru, Indosat Perkuat Kesiapan Jaringan

Kepada polisi, SR mengaku sebelumnya keduanya berboncengan satu sepeda motor bertemu dengan kelompok lain, yang disebut sebagai kelompok CKJ di kawasan Gemira Loka Yogyakarta.

Kelompok CKJ itu kemudian mengejarnya hingga sampai di Jalan Margo Utomo.Di lokasi ini, sepeda motor yang mereka kendarai terjatuh dan kemudian dipukuli orang-orang yang ada di lokasi tersebut. “Keduanya dalam kondisi sadar,” katanya. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Gandeng ITB, Pemkot Bandung Luncurkan Program Angkot to School

PEMERINTAH Kota Bandung terus mendorong pembenahan transportasi publik melalui pengembangan sistem integrasi angkutan kota (angkot). Program yang dikembangkan bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut kini mulai diuji coba untuk menghadirkan…

Diduga Korupsi untuk Judol, Pimpinan Cabang Bank Pemerintah di Sleman Ditangkap

KEJAKSAAN Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta menahan seorang pimpinan sebuah bank pelat merah di Sleman berinisial HSU. Kasi Penkum Kejati DIY Langgeng Prabowo menjelaskan dalam menangani kasus itu mereka memeriksa saksi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gandeng ITB, Pemkot Bandung Luncurkan Program Angkot to School

  • November 6, 2026
Gandeng ITB, Pemkot Bandung Luncurkan Program Angkot to School

Diduga Korupsi untuk Judol, Pimpinan Cabang Bank Pemerintah di Sleman Ditangkap

  • November 6, 2026
Diduga Korupsi untuk Judol, Pimpinan Cabang Bank Pemerintah di Sleman Ditangkap

Puluhan Kades dari Kalsel Studi Tiru ke Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo 

  • November 6, 2026
Puluhan Kades dari Kalsel Studi Tiru ke Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo 

Festival Literasi Sergai Dorong Generasi Muda Cerdas Digital dan Gemar Membaca

  • November 6, 2026
Festival Literasi Sergai Dorong Generasi Muda Cerdas Digital dan Gemar Membaca

Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

  • November 6, 2026
Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

  • November 6, 2026
KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali