Polda Jateng Ambil Sampel DNA Keluarga Korban ATR 42-500

POLDA Jawa Tengah melalui Tim Disaster Victim Identification (DVI) melakukan pengambilan sampel DNA dan data antemortem terhadap keluarga korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 atas nama almarhum H, Minggu (18/1). Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 13.00 WIB di Kabupaten Karanganyar.

Dalam kegiatan itu, Tim DVI mengambil sampel DNA dari dua anggota keluarga korban, yakni ayah korban berinisial S (70) dan adik kandung korban berinisial PS (35). Dari keduanya diambil sampel berupa darah dan buccal swab.

Selain pengambilan DNA, tim juga mengumpulkan data antemortem korban dari istri korban, RES, yang berdomisili di Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. Data antemortem yang dihimpun meliputi riwayat medis, ciri-ciri khusus, serta data pendukung lainnya yang diperlukan dalam proses identifikasi.

BACA JUGA  Polda Jateng Gandeng Tokoh Agama demi Pilkada Damai
sampel DNA dibutuhkan untuk proses identifikasi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500
Polda Jawa Tengah melalui Tim Disaster Victim Identification (DVI) melakukan pengambilan sampel DNA dan data antemortem terhadap keluarga korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 atas nama almarhum H, Minggu (18/1/2026). (MN/dok Polda Jateng)

Sampel DNA untuk percepat identifikasi

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari prosedur standar dalam proses identifikasi korban kecelakaan transportasi udara.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah kecelakaan pesawat ini. Pengambilan sampel DNA dan data antemortem dilakukan untuk mendukung proses identifikasi korban secara ilmiah dan akurat,” ujar Artanto di Mapolda Jateng, Senin (19/1).

Ia menegaskan, seluruh tahapan identifikasi dilakukan secara profesional dengan tetap memperhatikan kondisi psikologis keluarga korban. Polda Jawa Tengah juga terus berkoordinasi dengan Tim DVI dan instansi terkait guna mempercepat proses identifikasi.

“Kami memahami duka yang dialami keluarga korban. Oleh karena itu, petugas di lapangan senantiasa mengedepankan empati serta memastikan keluarga mendapatkan informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

BACA JUGA  Harganas Momentum Ciptakan Generasi Berkualitas

Polda Jawa Tengah mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi terkait perkembangan proses identifikasi korban serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. (Htm/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

BANK Indonesia Tasikmalaya bersama pemerintah daerah di Priangan Timur meluncurkan aplikasi terbaru Sindang (Sinergi Data Ngahiji) Priangan Timur. Platform ini mengintegrasikan data harga dan pasokan pangan lintas daerah serta dilengkapi…

Seorang PNS di Taput Dipecat Usai Tagih TPP Tertunggak 19 Bulan

NASIB malang dialami Ida Rohani Sinaga. Pasalnya, setelah hampir tiga dekade mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga itu harus kehilangan pekerjaannya. Ironisnya, keputusan pemberhentian…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

  • July 30, 2026
Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim 2025/2026

  • July 30, 2026
Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim  2025/2026

Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor dengan IPK 4.00

  • July 30, 2026
Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor  dengan IPK 4.00

Puspenerbal Sulap Lahan 400m2 Jadi Kebun Melon Hidroponik

  • July 30, 2026
Puspenerbal Sulap Lahan 400m2 Jadi Kebun Melon Hidroponik

Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

  • July 29, 2026
Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

  • July 29, 2026
Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas