
GUNA merawat keharmonisan dan ketenteraman masyarakat, Pemkab Sleman membentuk Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) hingga tingkat kecamatan atau kapanewon. FKDM tingkat kecamatan yang tersebar di 17 kecamatan di Sleman itu resmi dikukuhkan oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman pada Senin (17/11).
Danang menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan FKDM dan tokoh masyarakat yang terus menjaga keharmonisan warga di lingkungannya. Ia menambahkan, dengan seminar ini semoga menjadi sarana untuk merawat keamanan, ketertiban, dan terbinanya ketentraman.
Pengukuhan, diikuti dengan kegiatan seminar tentang Pancasila. Seminar itu salah satu upaya untuk mengingatkan warga agar senantiasa menjadikan Pancasila sebagai panduan dalam seluruh aspek kehidupan, baik dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Kesadaran kolektif
“Saya berharap seluruh masyarakat Sleman dapat turut berperan aktif dalam upaya tercipta situasi dan kondisi lingkungan yang aman, nyaman, kondusif sehingga pembangunan dapat berjalan dengan lancar di Kabupaten Sleman,” ujar Danang.
Danang juga berharap FKDM dapat menjadi garda terdepan dalam menjadi rambu-rambu awal dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk mendeteksi dini, mengantisipasi, mencegah potensi gangguan keamanan, konflik sosial, bencana, antisipasi sebelum masalah menjadi besar.
Kepala Badan Kesbangpol Sleman, Samsul Bakri melaporkan pengukuhan FKDM ini adalah upaya pemerintah membangun koordinasi dan sinergi dengan dalam meningkatkan peran tokoh masyarakat untuk pencegahan dini di wilayah agar tercipta kamtibmas yg aman dan damai.
“Tujuan dari pengukuhan FKDM dan seminar ini adalah memberikan pemahaman tentang pentingnya keaamanan serta memperkuat stabilitas wilayah di Sleman,” ujarnya. (AGT/N-01)







