Pemprov Jateng Targetkan Satu Juta Vaksinasi PMK

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah menargetkan minimal satu juta vaksinasi penyakit kuku dan mulut (PMK) hewan ternak, khususnya sapi, kambing, dan domba pada tahun ini.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Jateng, Supriyanto, mengatakan, langkah itu untuk menggenjot produksi daging hasil ternak seusai diserang wabah PMK pada 2022 lalu.

“PMK itu memang telah menekan produksi. Kalau di sapi potong produksi daging berkurang, kalau sapi perah, produksi susu itu turunnya mencapai 40%. Dan untuk mengembalikan ke sana perlu energi yang luar biasa,” katanya dalam peringatan Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan tingkat Provinsi Jateng, di Agro Center Soropadan, Kabupaten Temanggung, Sabtu, 27/9.

BACA JUGA  Impor Sapi Perah untuk MBG, Jangan Tambah Penyakit Ternak

3.000 petugas

Upaya masif vaksinasi itu akan dilakukan setidaknya 3.000 petugas, yang didukung Kementerian Pertanian (Kementan). Vaksinasi dibagi menjadi dua tahap pada tahun ini.

Dikatakan Supriyanto, menjaga kesehatan hewan juga menjadi penting dalam upaya menunjang target swasembada pangan daging dari sektor peternakan. Apalagi, Jateng telah menjadi wilayah terbesar kedua penyumbang daging nasional.

Selain dari kesehatan hewan, kata Supriyanto, teknologi pembenihan juga penting dalam menunjang produksi hewan ternak yang berkualitas. Sejauh ini Pemprov Jateng telah memiliki Balai Inseminasi Buatan (BIB). Di sana menjadi tempat penyimpanan benih (sperma) dari pejantan unggulan yang dibekukan.

“Dari sana biasa digunakan untuk menyuntik hewan ternak betina agar hamil. Teknologi reproduksi ini diluar proses kawin alami,” ucapnya.

BACA JUGA  Pemprov Jateng Dorong Kabupaten/Kota Perbanyak Lomba Lari

Jenis unggul

Sebagai contoh, Jateng punya bibit kambing unggulan salah satunya Kambing Kaligesing dari Kabupaten Purworejo. Tingginya bisa mencapai 80 cm, dan menjadi andalan untuk kontes kambing. Hal itu menjadi nilai ekonomi tersendiri bagi peternak

“Harganya bisa mencapai ratusan juta yang grade A,” kata Supriyanto.

Jenis unggulan lain yakni Domba Batur dari Kabupaten Banjarnegara. Di mana memiliki bulu yang tidak terlalu tebal, justru dagingnya yang banyak.

Supriyanto mengatakan pada 2024 jumlah ternak sapi di Jateng berkisar 1,2 hingga 1,3 juta ekor yang mayoritas sapi potong. Sebanyak 80 ribuan ekor yakni sapi perah.

Kemudian untuk domba dan kambing, jumlahnya di atas 120 ribu ekor. Angka ini menjadikan Jateng nomor satu produksinya secara nasional. (Htm/N-01)

BACA JUGA  Jaga Laju Inflasi, Pemprov Jateng Hadirkan Program Si-Manis Mart

Sapi dibawa peternak. (Dok.Ist))

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kondisi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Dilaporkan Membaik

PEMERINTAH Kota Bandung menyebut kondisi kesehatan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat ini berangsur membaik. Saat ini orang nomor satu di Kota Bandung ini masih harus menjalani pemeriksaan lanjutan. Sekretaris…

Wali Kota Bandung Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit

WALI Kota Bandung Muhammad Farhan dilarikan ke rumah sakit pada Jumat (10/7) sore setelah mengalami gangguan kesehatan saat berada di ruang kerjanya di Balai Kota Bandung. Peristiwa tersebut terjadi ketika…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Spanyol Ngeri-ngeri Sedap Tantang Prancis di Semifinal

  • July 11, 2026
Spanyol Ngeri-ngeri Sedap Tantang Prancis di Semifinal

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Kasus TPPU

  • July 11, 2026
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Kasus TPPU

Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono sebagai Plt Jampidsus

  • July 11, 2026
Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono sebagai Plt Jampidsus

Kondisi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Dilaporkan Membaik

  • July 11, 2026
Kondisi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Dilaporkan Membaik

Panen Padi Gamagora, UGM Kembangkan Living-Lab Pertanian di Madiun

  • July 11, 2026
Panen Padi Gamagora, UGM Kembangkan Living-Lab Pertanian di Madiun

Bandung Menjahit Persahabatan Asia Afrika Lewat Secangkir Kopi

  • July 11, 2026
Bandung Menjahit Persahabatan Asia Afrika Lewat Secangkir Kopi