Gubernur Jateng Pastikan tidak Akan Ada Lagi Jalan Rusak di Akhir 2025

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah berjanji tidak akan ada lagi jalan rusak ataupun berlubang di provinsi itu pada akhir tahun ini. Janji itu dilontarkan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Rabu (30/7).

“Banyak titik yang bergelombang, pecah dan berlobang akan tertangani semua, ” ujar Ahmad Luthfi .

Dengan digelontorkan dana perubahan APBD Jawa Tengah sebesar  Rp674 miliar, kata dia, pembangunan jalan diharapkan tidak ada lagi keluhan warga soal jalan khususnya di Jawa Tengah.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Jawa Tengah, Hanung Triyono mengatakan, pengerjaan jalan provinsi tahun ini ada sekitar 83 titik yang tersebar di 35 kabupaten/kota. Ruas jalan Parakan-Patean merupakan salah satu yang masuk dalam rencana perbaikan jalan dari Pemprov Jateng.

BACA JUGA  Konsumsi Dex Series di Jateng–DIY Naik 35% Selama Nataru

“Ini ruas preservasi jalan Parakan-Patean yang kita aspal ulang dua lapis sekitar 4,5 km. Kita lakukan (pengaspalan) karena kemarin ada keluhan,” katanya.

Ia menjelaskan, ruas jalan Parakan-Patean eksisting sudah kurang lebih 15 tahun tidak dilakukan overlay ulang. Sementara lalu lintas di jalur tersebut cukup padat dan berat, karena menjadi salah satu poros penghubung wilayah Utara-Selatan Jawa Tengah. Selain pelapisan atau overlay, pengerjaan juga meliputi baju jalan dan talud.

“Kemarin dikatakan seperti rempeyek, memang tambalannya sudah banyak, memang harus ada overlay ulang. Overlay dua lapis dikerjakan dengan nilai Rp15,2 miliar,” jelasnya.

Diketahui bahwa ruas jalan Parakan-Patean memiliki panjang kurang lebih 23,7 km. Dari panjang itu,   sepanjang 11,9 km  merupakan jalan beton,  sedangkan  sepanjang 11,8 km merupakan jalan aspal. (Htm/N-01)

BACA JUGA  DPRD Dukung Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional

Dimitry Ramadan

Related Posts

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

POLDA Jawa Tengah terus mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam Operasi Patuh Candi 2026 untuk mencegah kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara. Upaya tersebut diwujudkan…

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

KETUA Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun, Yova Ivo Cordiaz Purba menegaskan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekedar kegiatan seremoni tahunan. Lebih dari itu sebagai momentum untuk menguji…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

  • October 29, 2026
Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

  • October 29, 2026
Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

  • October 29, 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

  • October 29, 2026
Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah itu Meraup Cuan dari Sampah

  • October 29, 2026
Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah itu Meraup Cuan dari Sampah

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

  • October 29, 2026
GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa