
BUPATI Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Oloan Paniaran Nababan, mengajukan proposal pengembangan sarana dan prasarana (sarpras) kesehatan secara langsung kepada Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin pada Jumat (11/7).
Proposal tersebut mencakup pembangunan dan rehabilitasi Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu), serta pengadaan alat kesehatan untuk fasilitas layanan kesehatan primer seperti Puskesmas, Pustu, dan Posyandu.
“Kami menyampaikan harapan agar pemerintah pusat dapat memberikan dukungan untuk mewujudkan pemerataan akses dan mutu pelayanan kesehatan di Humbahas,” ujar Bupati Oloan usai menyerahkan proposal.
Layanan kesehatan
Bupati Oloan memaparkan, dari 12 Puskesmas yang tersebar di wilayah Humbahas, hanya enam unit yang telah sesuai standar, sementara enam lainnya masih dalam kondisi rusak sedang hingga berat. Kondisi ini dinilai menghambat optimalisasi layanan kesehatan masyarakat.
Langkah itu, kata dia, merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Humbahas dalam memperkuat infrastruktur layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.
Data dari Aplikasi Sarana, Prasarana dan Alat Kesehatan (ASPAK) per Juni 2025 juga menunjukkan bahwa ketersediaan alat kesehatan standar di Puskesmas di Humbahas belum merata, sehingga berpotensi menurunkan efektivitas layanan kesehatan dasar.
Pintu masuk
Pengajuan proposal ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi percepatan pembangunan sektor kesehatan di daerah, sekaligus mendukung program transformasi layanan kesehatan primer yang tengah digalakkan oleh Kementerian Kesehatan RI.
Saat ini Menkes bersama Ketua Dewan Energi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memang tengah melakukan kunjungan kerja di kawasan Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2), Kabupaten Humbahas. (Satu/N-01)








