Bencana Hidrometeorologi di Puncak, 3 Orang Meninggal, 1 Hilang

BPBD Kabupaten Bogor, Jawa Barat melaporkan dampak bencana hidrometeorologi di Puncak berupa tanah longsor, angin kencang, banjir, pergerakan tanah, rumah ambruk dan pencarian orang tersesat.

Dalam keterangan tertulis BPBD Kabupaten Bogor, kejadian bencana tersebar di 45 titik lokasi tersebar di 35 desa/kelurahan di 18 kecamatan Kabupaten Bogor.

Hingga Minggu (6/7) sore, korban terdampak sebanyak 449 jiwa, satu luka ringan, 3 meninggal dunia, satu orang masih dicari dan lima orang mengungsi.

Sarana dan prasarana terdampak di antaranya 7 rumah rusak ringan, 14 rumah rusak sedang, 4 rumah rusak berat, dan satu jembatan penghubung RW rusak.

“Data tersebut masih bersifat sementara dan akan diupdate secara berkala jika ada penambahan dampak dan info terbaru,” tulis BPBD Kabupaten Bogor, Senin (7/7).

BACA JUGA  Tekan Bencana Hidrometeorologi, Pemprov Jatim Gelar OMC

Bencana meteorologi bermula dari hujan deras mengguyur dalam waktu lama di Puncak, Kabupaten Bogor, Sabtu (5/7). Dua kecamatan terdampak yaitu Kecamatan Megamendung dan Cisarua.

Tiga orang meninggal dampak longsor M Resa, 22, santri Pondok Al Barosi di Kampung Rawa Sadek RT 1 RW 4 Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Kemudian pencarian dilakukan Minggu (6/7) dan ditemukan dua korban meninggal lainnya. Kedua korban meninggal  di Kampung Sukatani Desa Tugu Utara kecamatan Cisarua adalah wisatawan.

Korban meninggal dunia telah diidentifikasi sebagai Ruben Saputra dan Jeremiah Siahaan. Dua korban ini bagian dari rombongan wisatawan dari Jakarta yang menginap di sebuah vila di Puncak.

BPBD Kabupaten Bogor masih melakukan pemantauan di lokasi kejadian dan terus melakukan pencarian satu orang yang masih hilang.

BACA JUGA  20 Orang Meninggal Dampak Bencana Hidrometeorologi di Sumut

BPBD Kabupaten Bogor mengimbau warga dan wisatawan yang hendak berlibur ke kawasan Puncak untuk mewaspadai potensi bencana tanah longsor saat hujan deras durasi panjang. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

PERFORMA apik kembali dipertontonkan Timnas voli putra Indonesia. Saat menghadapi tuan rumah India pada semifinal AVC Cup 2026 di Amdavad, Sabtu (27/6/2026) malam, skuat Merah Putih menang 3-2 (15-25, 26-24,…

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

AMERIKA Serikat dan Iran dilaporkan kembali saling melancarkan serangan kendati sudah ada kesepakatan damai. AS dilaporkan telah menyerang sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatan Iran. Iran pun mengecam serangan tersebut.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

  • June 28, 2026
Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

  • June 27, 2026
AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

  • June 27, 2026
TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

  • June 27, 2026
Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

  • June 27, 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

  • June 27, 2026
Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards