
WAKIL Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menutup Jambore Cabang IV dan Kemah Budaya VI Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Samosir, Sabtu (31/5), di halaman Kantor Bupati. Penutupan ditandai dengan pelepasan tanda peserta dan penyerahan trofi kepada para pemenang lomba.
Dalam sambutannya, Wabub yang juga selaku Wakil Majelis Pembimbing Cabang (Wamabicab), menggarisbawahi pentingnya karakter tangguh dan berbudaya dalam diri setiap anggota Pramuka.
“Pramuka harus siap di garis depan. Tangguh, tahan uji, menjunjung budaya lokal, dan mampu hidup dalam keberagaman. Di era modern, akar budaya tak boleh tercerabut,” tegas Ariston.
Latihan mental
Ia menilai, Jambore bukan sekadar perkemahan, tetapi medan latihan mental dan karakter. “Kalian sudah diuji. Melewati panas, dingin, dan tantangan alam. Ini bukan permainan, ini pembentukan pemimpin masa depan,” ujarnya.
Ariston juga mendorong terbangunnya jejaring persahabatan lintas gugus sebagai fondasi solidaritas dan jiwa kepemimpinan.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 29—31 Mei 2025 itu menghadirkan semangat kebangsaan dalam balutan tradisi dan kebudayaan lokal. Hadir dalam acara tersebut Ketua Kwarcab Samosir Marudut Tua Sitinjak, para pembina gugus, serta sejumlah pejabat Pemkab Samosir. (Satu/N-01)









