
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya, Jawa Barat bersama anggota satuan tugas pemberantasan aktivitas keuangan legal (Satgas PASTI) berupaya meningkatkan kolaborasi. Hal itu untuk memperkuat pemberantasan dan pencegahan aktivitas keuangan ilegal termasuk pinjaman online.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya, Melati Usman mengatakan, pihaknya berkolaborasi untuk memperkuat sinergi dan pencegahan investasi ilegal termasuk pinjaman online. Kolaborasi yang dilakukan bersama anggota satuan tugas pemberantasan aktivitas keuangan legal (Satgas PASTI) melibatkan unsur Otoritas, lembaga pemerintahan, penegak hukum dan pemangku kepentingan lainnya.
“Rapat koordinasi yang dilakukan tujuan utamanya untuk memperkuat sinergi dan strategi pencegahan terhadap investasi ilegal dan pinjaman online tidak berizin masih marak terjadi di wilayah Priangan Timur. Karena, praktik investasi ilegal dan pinjaman online tidak berizin yang semakin marak sering kali menyasar masyarakat dengan iming-iming keuntungan instan,” katanya, Kamis (29/5/2025).
Literasi keuangan
Melati mengatakan, untuk pencegahan dan penindakan terhadap investasi ilegal tentu memerlukan sinergi dari berbagai pihak kepolisian, kejaksaan, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, media massa hingga Satgas PASTI hadir sebagai wujud nyata dari kolaborasi lintas sektor yang terpadu. Namun, pencegahan dan penindakan ini menekankan pentingnya literasi keuangan semua kalangan masyarakat.
“Satgas PASTI tidak hanya berfungsi sebagai alat penindakan tetapi menjadi motor edukasi keuangan yang masif dan inklusif. Karena, masyarakat di pelosok daerah sering menjadi target investasi bodong dan pinjaman online ilegal. Namun, literasi keuangan adalah tameng pertama masyarakat dari jerat investasi bodong dan kolaborasi menjadi senjata kita untuk melindungi masyarakat,” ujarnya.
Tanggung jawab bersama
Menurutnya, perlindungan keuangan bukan hanya tugas regulator, tapi tanggung jawab bersama demi masa depan masyarakat lebih aman dan berdaya.
Namun, kepada semua anggota Satgas PASTI untuk terus memperkuat komitmen, memperluas edukasi keuangan pada masyarakat, serta mempercepat respons terhadap laporan atau aduan yang berpotensi merugikan.
Perkuat mekanisme
“Untuk membangun sistem deteksi dini, berbagi data, informasi, serta melibatkan komunitas akar rumput agar perlindungan terhadap konsumen jasa keuangan supaya benar terasa manfaatnya.”
“Komitmen yang dilakukan bersama untuk meningkatkan kapasitas deteksi dini, memperkuat mekanisme koordinasi, pelaporan, serta mengintegrasikan langkah edukatif yang ada di lingkungan sekolah, kampus dan komunitas masyarakat untuk memberikan dampak besar bagi masyarakat di daerah khususnya dalam peningkatkan literasi dan inklusi keuangan,” pungkasnya. (Yey/N-01)







