Sinetron Kabayan Milenial 2 Libatkan Dua Mantan Gubernur Jabar

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat meluncurkan sinteron Kabayan Milenial 2 di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (7/6/2024). Sinetron itu melibatkan dua mantan gubernur Jabar.

Sinetron Kabayan Milenial 2 terdiri dari 24 episode menghadirkan tokoh utama Kabayan, bekerja sama dengan TVRI Nasional. Sinetron jenaka akan hadir di layar kaca mulai Sabtu (8/6/2024) setiap pukul 17.00 WIB di saluran TVRI Nasional.

Mewakili Penjabat Gubernur Jabar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar Ika Mardiah menyampaikan, program kerja sama dengan TVRI bertujuan untuk menjaga budaya dan promosi Jawa Barat melalui sinetron.

“Pemprov Jabar membuat Kabayan Milenial 2 tujuannya manjaga kearifan lokal, nilai-nilai tradisi, dikemas dengan kemasan yang relevan, menarik bagi generasi muda,” ujar Ika Mardiah.

Penggarapan sinetron ini mengedepankan promosi wisata dengan lokasi syuting di Jawa Barat.

“Promosi wisata seperti menonjolkan keindahan alam, budaya dan lain-lain. Format lebih modern dengan tujuan menjadi titik pertemuan nilai tradisional dengan milenial,” tambahnya.

Pesan pentingnya dalam sinetron ini, menurut Ika, adalah masalah kejujuran, integritas, persahabatan, kreativitas, dan menjaga tradisi. “Hal ini sejalan dan masuk dalam visi misi Jawa Barat untuk merawat budaya,” tutup Ika.

Sutradara sekaligus pemain Kabayan Milenial 2 Dicky Chandra menyebut, Kabayan Milenial 2 dalam ceritanya ingin menunjukkan bahwa sosok Kabayan yang selama ini diidentikkan dengan kemalasan, kebodohan walau jenaka, dalam sinetron tersebut Kabayan ditokohkan sebagai sarjana, punya usaha, terdidik namun tetap berkarakter lokal dan baik hati.

“Itu yang ditunjukkan sebenarnya, mengubah imej Kabayan menjadi kreatif, cerdas namun tetap jenaka,” kata Dicky.

Mantan Gubernur Jabar  Ahmad Heryawan yang juga ikut bermain dalam Kabayan Milenial 2 menyampaikan bahwa sinetron ini menyampaikan pesan religi dengan kegembiraan dan kebahagiaan.

“Agama itu dilahirkan untuk membahagiakan, maka pesannya harus dihadirkan dengan kegembiraan agar melahirkan kebahagiaan,” ujar Kang Aher – sapaan akrab Ahmad Heryawan.

Sementara itu Dirut LPP TVRI Iman Broto Seno menyampaikan, TVRI sangat bangga menayangkan Kabayan Milenial 2, sesuai dengan tugas TVRI sebagai LPP yang harus merawat kebinekaan. “Kami selalu terbuka untuk bekerja sama dengan siapa pun untuk merawat kebinekaan,” katanya.

Kabayan Milineal 2 dibintangi beberapa pemain senior seperti Dicky Candra dan Ki Daus. Ragil (Kabayan), Kania (Iteung), Keri Lestari (Ambu). Dua mantan  Gubernur Jabar juga ikut bermain, yaitu Ahmad Heryawan sebagai Kiai dan Ridwan Kamil sebagai kerabat dari Kabayan. (*/S-01)

  • Siswantini Suryandari

    Related Posts

    Keluarga Korban Desak Eksekusi Dokter TNI AL Terpidana Kekerasan Seksual

    KELUARGA korban kekerasan seksual mendesak Pengadilan Militer III-12 Surabaya segera mengeksekusi Raditya, oknum anggota TNI AL berpangkat perwira yang juga berprofesi sebagai dokter. Desakan itu muncul setelah putusan kasasi Mahkamah…

    Dampak Cuaca Buruk Sejumlah Lokasi di Sleman Longsor

    KEPALA Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Haris Martapa membenarkan terjadinya longsor di sejumlah lokasi di Sleman setelah terjadi hujan deras yang disertai angin kencang. Ia menyebutkan talud di…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Jangan Lewatkan

    Eropa Siapkan Rencana jika AS Jadi Keluar dari NATO

    • April 15, 2026

    KPK Bakal Geledah Ruangan Pemkab Tulungagung

    • April 15, 2026
    KPK Bakal Geledah Ruangan Pemkab Tulungagung

    Duel Joshua Versus Fury Direncanakan Digelar November

    • April 15, 2026
    Duel Joshua Versus Fury Direncanakan Digelar November

    Bekuk Kaledonia Baru, Timnas Putri Tempati Posisi Ketiga

    • April 15, 2026

    Perluas Layanan Bisnis, Kalog Angkut CPO

    • April 15, 2026
    Perluas Layanan Bisnis, Kalog Angkut CPO

    Keluarga Korban Desak Eksekusi Dokter TNI AL Terpidana Kekerasan Seksual

    • April 15, 2026
    Keluarga Korban Desak Eksekusi Dokter TNI AL Terpidana Kekerasan Seksual