
DI momen libur Lebaran Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) menjadi salah satu tempat favorit warga Bandung untuk mengisi waktu libur bersama keluarga.
Untuk itu Pemerintah Kota Bandung memastikan Bandung Zoo dikelola dengan baik agar pengunjung nyaman saat berada di dalam.
“Saya minta Bandung Zoo dikelola dengan baik dan benar pada momen libur Lebaran 2025. Saya melihat antusiasme pengunjung sangat tinggi, jadi saya punya kewajiban ke pengelola agar memperhatikan banyak hal, salah satunya pepohonan yang memisahkan wilayah Bandung Zoo dengan permukiman Tamansari belakang. Jangan sampai sareukseuk (berantakan),” ungkap Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat berkunjung ke kebun binatang, Selasa (1/4).
Satgas premanisme
Farhan meminta permukiman bisa merasakan teduhnya pohon dari kebun binatang. Farhan juga menyinggung terkait satgas antipremanisme yang bersiap hadir di Kota Bandung.
“Saya telah menginstruksikan Dirut PD Pasar untuk membuat satgas anti premanisme, khusus penanganan parkir-parkir di pasar yang ada di Kota Bandung dan penanganan pungutan liar semisal di tempat-tempat parkir di Bandung,” tutur Farhan.
Farhan mengimbau kepada para wisatawan yang berlibur di Kota Bandung untuk senantiasa bertanggung jawab pada sampah yang mereka bawa.
“Bawa pulang lagi sampahnya, karena kami tak punya waktu, tempat, juga tenaga pada sampah-sampah yang tak bertanggung jawab. Sebelum salat Idul Fitri kemarin dari 70 persen TPS kosong targetnya, namun hanya 59-63 persen saja lantaran lonjakam sampan yang luar biasa.”
“Tapi, alhamdulillah dibanding tahun lalu kami berhasil mengurangi sebanyak 50 ton sampah di titik-titik yang biasa banyak PKL,” ucap Farhan.
Lonjakan wisatawan
Apalagi lanjut Farhan Kota Bandung diprediksi akan mengalami lonjakan wisatawan dalam tujuh hari ke depan, dengan perkiraan 1 juta orang datang untuk menikmati berbagai destinasi wisata.
Lonjakan jumlah wisatawan ini tidak bisa dihentikan, namun yang paling penting adalah kesiapan Kota Bandung dalam menerima para pengunjung. Para wisatawan yang diperkirakan datang ke Bandung akan menggunakan berbagai moda transportasi, mulai dari kendaraan pribadi hingga transportasi publik seperti Whoosh.
“Dengan jumlah wisatawan yang besar tersebut, kami dapat memberikan pelayanan yang optimal untuk kenyamanan pengunjung. Bagi warga Kota Bandung saya juga mengimbau untuk bersama-sama menjadi tuan rumah yang baik, menjaga keramahan dan sambutan hangat. (Rava/N-01)