Disperindag Pekanbaru Pastikan Ketersediaan Elpiji 3 Kg 

DINAS Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Riau memastikan distribusi elpiji (LPG) 3 kilogram lancar hingga saat ini dari pihak Pertamina maupun agen.

Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, mengatakan pihaknya juga memastikan tidak ada kelangkaan gas subsidi ini di tengah masyarakat. Dari data sebelumnya, kuota elpiji 3 Kg di Pekanbaru mencapai 1 juta tabung per tahun.

Para pengecer elpiji 3 Kg di Pekanbaru, rencananya bakal dialihkan menjadi pangkalan resmi. Pengecer harus menjual elpiji tersebut sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp18 ribu.

“Senin depan kita akan rapat bersama pihak Pertamina dan para Agen. Kita mau bahas masalah distribusi dan yang lain-lainnya,” kata  Zulhelmi, Kamis (6/2).

BACA JUGA  Pemkot Pekanbaru Terus Berjuang Atasi Masalah Sampah

Jadi pangkalan

Dijelaskannya, pihaknya berupaya agar para pengecer elpiji 3 Kg ini bisa dialihkan menjadi pangkalan resmi. Sehingga harga jual elpiji ini bisa diselaraskan sesuai HET.

Apalagi dalam sidak yang dilakukan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, Rabu (5/2) di salah satu pangkalan elpiji, Jalan Tengku Bey, Pekanbaru didapati ada pengecer menjual elpiji 3 Kg Rp22 ribu.

Hal ini menjadi perhatian pihaknya supaya harga ini bisa selaraskan sesuai dengan HET, seperti aturan pemerintah pusat.

Khusus UMKM

“Kebijakannya kan pengecer ini tidak boleh lagi jual karena mau dijadikan pangkalan, ini yang mau kita diskusikan nanti. Kedua nanti kita mau usulkan pangkalan khusus UMKM,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, Disperindag Pekanbaru juga mengawasi distribusi LPG 3 Kg di pangkalan yang harus menjual sesuai dengan HET.

BACA JUGA  Harimau Sumatra Dievakuasi Setelah Konflik dengan Pekerja

“Pangkalan juga harus menjual LPG 3 Kg kepada masyarakat kurang mampu sesuai peruntukannya,” ujarnya. (Rud/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

PAGUYUBAN Pencinta Seni Nusantara dan Estetika Budaya (PSNB) menggalang sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai upaya pelestarian seni tradisional di wilayah tersebut. Untuk itu mereka beraudiensi dengan Wakil Bupati Sidoarjo…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

  • May 13, 2026
Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

  • May 13, 2026
Program Terpujilah GURU dari  Sumedang Dirilis Telkomsel

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

  • May 13, 2026
Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

  • May 13, 2026
Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara