Kraton Yogyakarta Rilis Tutorial Kendhangan Gaya

DALAM rangka memperingati Hari Gamelan  pada 15 Desember, Kraton Yogyakarta merilis tutorial  kendhangan atau cara memainkan kendhang dalam ‘gamelan orchestra’ gaya Yogyakarta.

Kawedanan Kridhamardawa-lah yang merayakan hari Gamelan dengan meluncurkan ‘Tutorial Kendhangan Kendhang Kalih Volume 1’, yang merupakan rangkaian video edukatif yang disiarkan melalui kanal YouTube Kraton Jogja.

Penghageng Kawedanan Kridhamardawa, KPH Notonegoro menjelaskan tutorial itu sudah dirancang sejak setahun lalu dan kemudian serial tayang live di kanal youtube pada 9 – 17 Desember.

Serangkaian video yang dirilis itu terdiri dari 9 edisi yang dimulai dari video berjudul ‘Andharan Babagan Kendhangan’ yang menguraikan tentang kendhang mulai dari anatomi instrumen, ragam jenis, teknik penyeteman, hingga simbol notasi yang memandu permainan.

BACA JUGA  Uyon-Uyon Hadiluhung Digelar Saat Wiyosan Dalem Sri Sultan

8 lainnya  berisi tutorial mendalam dan praktik berbagai jenis kendhangan antara lain Kendhangan Lancaran, Bubaran, Ketawang, Ladrang, Ladrang Raja, Ladrang Gati, Ladrang Gangsaran serta Ladrang Gangsaran Bimakurda.

Abdi dalem

Dalam video tersebut, sejumlah Abdi Dalem yang berkompeten dengan dunia karawitan menarasi isi video.

Dalam rangkaian video tutorial kendhangan kali ini, disampaikan juga fakta-fakta mengenai kendhang yang tidak banyak diketahui oleh masyarakat awam.

Salah satunya ialah mengenai bahan pembuatan kendhang. Narasi disampaikan dalam Bahasa Jawa yang khas digunakan di Kraton Yogyakarta yang bukan merupakan Krama Inggil. Dalam narasi, muncul kata ‘menira’ yang berarti saya dan ‘pakenira’ yang berarti anda.

Gelar wicara

Di volume 1 ini tidak hanya menyuguhkan video pembelajaran, tetapi juga dilengkapi dengan sesi gelar wicara secara daring. Pesan “Ndherek ngangsu kawruh” ramai ditemukan dalam live chat siaran YouTube tutorial kendhangan.

BACA JUGA  Kraton Yogyakarta Serahkan Serat Kekancingan Mapolda DIY

Hal tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat untuk lebih mendalami seni karawitan terutama dalam bagian instrumen kendhang.

Antusiasme tidak hanya datang dari masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya, terucap pula apresiasi dan semangat dari pegiat budaya Jawa dari seberang benua yakni negara Suriname.

Partisipasi dari berbagai kota dan negara ini menjadi bukti nyata bahwa seni kendhangan dan gamelan tidak hanya hidup di tanah Jawa, tetapi juga memancarkan keindahan ke berbagai penjuru dunia.  (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemkot Bandung Rayakan May Day dengan Kegiatan Positif

PEMERINTAH Kota Bandung memastikan kesiapan pelaksanaan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan kegiatan positif. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana memaparkan, peringatan May Day…

Perkuat Hubungan dengan RI, Dubes Australia Resmikan #AussieBanget Corner di Tel-U  

DUTA Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier resmi meluncurkan #AussieBanget corner di Telkom University (Tel-U), sebuah ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi hubungan Australia dengan Indonesia. Dengan ruang itu pula ada…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gasak Bhayangkara, Persib Kembali Gusur Borneo dari Posisi Puncak

  • April 30, 2026
Gasak Bhayangkara, Persib Kembali Gusur Borneo dari Posisi Puncak

Mantan Istri Dituduh Menganiaya ART, Andre Taulany Enggan Berkomentar

  • April 30, 2026
Mantan Istri Dituduh Menganiaya ART, Andre Taulany Enggan Berkomentar

Alasan Kesehatan, Megawati Mundur dari Timnas Voli Indonesia

  • April 30, 2026
Alasan Kesehatan, Megawati Mundur dari Timnas Voli Indonesia

Pemkot Bandung Rayakan May Day dengan Kegiatan Positif

  • April 30, 2026
Pemkot Bandung Rayakan May Day dengan Kegiatan Positif

Perkuat Hubungan dengan RI, Dubes Australia Resmikan #AussieBanget Corner di Tel-U  

  • April 30, 2026
Perkuat Hubungan dengan RI, Dubes Australia Resmikan #AussieBanget Corner di Tel-U  

Tim UGM Juarai Kompetisi Mobil Listrik di Malaysia

  • April 30, 2026
Tim UGM Juarai Kompetisi Mobil Listrik di Malaysia