Polda Jateng gelar Doa Lintas Agama untuk Keamanan dan Kedamaian

KAPOLDA Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfhi bersama seluruh tokoh lintas Agama memadati lapangan Mapolda Jateng melaksanakan doa lintas agama serta melantunkan sholawat untuk keamanan dan kedamaian negeri pada Rabu (1/5).

Dalam acara yang di pimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf itu juga dihadiri oleh Pangdam IV/Diponegoro, Gubernur Akpol, Ketua MUI Jawa tengah, PJU Polda Jateng, para Kapolres jajaran Polda Jateng, tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat serta ribuan Syekhermania yang memenuhi lapangan apel Polda Jateng dan sekitarnya

Sebelum acara pokok dimulai terlebih dahulu dilakukan doa lintas agama, seluruh tokoh lintas agama berdoa bergantian menurut agama masing masing, mendoakan keamanan dan kedamaian negeri, khususnya Jawa Tengah Kapolda Jateng dalam sambutannya, menyampaikan tujuan diadakan acara itu sebagai wujud syukur karena telah melampaui gelaran Pemilu dengan aman

BACA JUGA  Perolehan Zakat Baznas Jawa Tengah Capai Rp36,07 Miliar 

“Doa bersama kita laksanakan tidak hanya di Polda Jateng namun seluruh Polres juga melakukan, ini wujud rasa syukur kita telah melampaui Pemilu (Pilpres) dengan aman,” ungkap Irjen Pol Ahmad Lutfhi

“Malam ini doa kita khususkan agar Operasi Mantap Praja (dalam rangka Pilkada) dapat dilaksanakan dengan baik, Semoga acara ini menciptakan, membangun rasa Persatuan dan Kesatuan dalam memberikan kontribusi yang terbaik bagi Nusa Bangsa dan Negara Indonesia,” imbuhnya.

Dalam acara tersebut Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf berpesan kepada seluruh masyarakat Jateng untuk bersama sama ke depan mengawal Pilkada tetap aman.

“Ayo kita jaga Indonesia, kita jaga Indonesia, Indonesia ini luar biasa, ke depan gelaran Pilkada agar aman.”

BACA JUGA  Meriah, 700 Peserta Ramaikan Lomba Mancing Piala Kapolda

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Polda Jateng atas pengabdiannya selama ini telah menjaga Kamtibmas dengan baik

“Terima kasih jajaran Kepolisian, terima kasih pak Kapolda kalian semua orang Hebat, kalian merupakan orang-orang yang sangat bermanfaat di Negeri ini, kalaupun ada kekurangan itu wajar manusia tidak yang ada yang sempurna, manusia penuh dengan kesalahan dan kekurangan oleh karenanya, mari kita menjadi manusia yang baik, manusia yang selalu menutup kekurangannya menjadi lebih baik,” ujarnya. (HTM/M-01)

BACA JUGA  Operasi SAR Banjarnegara Dihentikan, 16 Warga masih Hilang

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

UNTUK mengantisipasi peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau, Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jawa Barat (Jabar ) memperketat upaya pencegahan di lapangan sekaligus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan…

GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

GERAKAN  Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun mendesak Kapolres Pematangsiantar untuk mempercepat  proses penyelidikan kebakaran pasar tradisional Pasar Dwikora Parluasan. Kebakaran yang terjadi pada 18 Juni 2026 sekitar pukul 03.05 WIB…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Tinjau Perlinsos Digital, Menkomdigi Pastikan Bansos Tepat Sasaran dan Bebas KKN

  • August 13, 2026
Tinjau Perlinsos Digital, Menkomdigi Pastikan Bansos Tepat Sasaran dan Bebas KKN

Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

  • August 13, 2026
Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

Bantu Mahasiswa Dapat Pengalaman,Telkomsel Luncurkan Virtual Virtuship

  • August 13, 2026
Bantu Mahasiswa Dapat Pengalaman,Telkomsel Luncurkan Virtual Virtuship

Mahasiswa KKN UGM Ajarkan Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Aromaterapi

  • August 13, 2026
Mahasiswa KKN UGM Ajarkan Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Aromaterapi

Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

  • August 12, 2026
Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

  • August 12, 2026
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI