Gempa Guncang Bandung, 233 Rumah di Garut Rusak

GEMPA bumi berkekuatan magnitudo 4.9 yang terjadi di Kabupaten Bandung, menyebabkan 233 unit rumah, 6 tempat ibadah dan 10 bangunan pendidikan mengalami kerusakan ringan di wilayah Garut. Selain itu satu orang juga dilaporkan mengalami luka ringan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulanga.n Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Aah Anwar Saeffuloh mengatakan, gempa bumi berkekuatan magnitudo 4.9 berdampak di wilayahnya.

Dari data di lapangan tercatat ada 233 unit rumah, 6 tempat ibadah, 10 bangunan pendidikan mengalami rusak ringan, sedang dan berat. Namun, gempa bumi yang terjadi dirasakan masyarakat dua kali getaran dengan cukup kencang.

“Hasil analisis BMKG menunjukan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 4.9. Episenter terletak di koordinat 7.23 LS dan 107.65 BT, tepatnya berlokasi di darat dengan jarak 25 kilometer tenggara Kabupaten Bandung, kedalaman 10 kilometer. Akan tetapi, kejadian itu telah berdampak di 6 Kecamatan antara lain Pasirwangi, Sukaresmi, Tarogong Kaler, Cibiuk, Cisurupan, Samarang,” katanya, Rabu (18/9/2024).

BACA JUGA  BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem 11-13 Agustus

“Gempa bumi terdampak di Desa Barusari, Pasirwangi, Sarimukti, Talaga, Padamulya, Padaawas, Pasirkiamis, Padamukti, Padasuka, Kecamatan Pasirwangi, Desa Mekarjaya, Cindadamai, Kecamatan Sukaresmi, Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Desa Lingkungpasir, Kecamatan Cibiuk, Desa Pamulihan, Pangauban, Cipaganti, Kecamatan Cisurupan dan Desa Parakan, Kecamatan Samarang,” ujarnya.

Lakukan pendataan

Menurutnya,  saat ini tim assessment sedang melakukan pendataan untuk mengidentifikasi dampak gempa meliputi mengumpulkan informasi tentang bangunan yang rusak, infrastruktur, dan fasilitas umum.

Selain itu, tim juga berupaya melakukan pendataan mencakup jumlah korban, baik yang terluka maupun yang kehilangan tempat tinggal kebutuhan lainnya seperti makanan, air dan perlindungan.

“Kami masih melakukan pendataan terutama kerusakan rumah, tempat ibadah dan fasilitas pendidikan yang terdampak gempa magnitudo 4.9 di Kabupaten Bandung. Karena, sekarang kerugian materil masih dalam penghitungan dan mudah-mudahan warga yang terdampak juga berkoordinasi dengan lembaga bantuan, relawan untuk merespon cepat,” pungkasnya. (YY/N-01)

BACA JUGA  Mengantisipasi Musim Hujan

Dimitry Ramadan

Related Posts

Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY yang baru Ghofar Ismail untuk mengubah gaya kerja dari…

Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan tegas membantah keterangan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) mantan Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi, yang menyebut adanya praktik pembagian fee hingga 30 persen dalam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Prof Noorhaidi Siap Bawa UIN Sunan Kalijaga Bereputasi Global

  • February 12, 2026
Prof Noorhaidi Siap Bawa UIN Sunan Kalijaga Bereputasi Global

Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

  • February 12, 2026
Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

  • February 12, 2026
Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

  • February 12, 2026
Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

UGM Gandeng NVIDIA dan Indosat untuk Kembangkan Riset

  • February 12, 2026
UGM Gandeng NVIDIA dan Indosat untuk Kembangkan Riset

KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

  • February 12, 2026
KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api