Mahasiswa UNY Perkenalkan Kue Kering Daun Kelor

MAHASISWA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang tergabung dalam UKM Peneltian, mengenalkan kue kering daun kelor sebagai bahan pangan yang sehat.

UKM Penelitian UNY ini memperkenalkan kue kering daun kelor ke warga Desa Cucukan, Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Ketua Tim, Wahyullah menjelaskan edukasi ke warga Desa Cucukan tidak hanya teknik penjualan kue kering, tetapi juga cara menghitung harga penjualan dan harga jual produk.

“Materi ini sangat penting bagi para pelaku UMKM agar dapat menghitung biaya produksi dan menentukan harga jual untuk memperoleh keuntungan sesuai yang diharapkan,” ujarnya, Sabtu (17/8).

Kue Kering Daun Kelor Lawan Radikal Bebas

Penanggungjawab edukasi kelor, Sabna Az-zahra Wahyudi Putri menambahkan daun kelor kaya antioksidan yang dapat melawan radikal bebas.

BACA JUGA  KRTI 2024 Hari Ketiga Lombakan Divisi VTOL dan Fixed Wing

Juga membantu mencegah penyakit kronis seperti jantung dan diabetes. Daun kelor mengandung vitamin C dan mengurangi risiko kanker karena kandungan anti oksidan.

Pemilihan Desa Cucukan sebagai lokasi edukasi karena di sana bahan baku daun kelor melimpah.

Para peserta sangat antusias dan berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan.

Salah satu peserta, Cita mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga desa terkait potensi alam daun kelor. Selama ini mereka hanya tahu daun kelor untuk sayuran.

“Kegiatannya sangat luar biasa dan memberikan nilai positif, karena kelor juga bisa diolah menjadi berbagai macam olahan,” ujarnya. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Calon Mahasiswa FIKK Jalani Tes Kesehatan dan Keterampilan

Siswantini Suryandari

Related Posts

HUT Bhayangkara ke-80, Polresta Sidoarjo Bagikan Beras Tiga Ton

DALAM rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo membagikan bantuan sosial berupa tiga ton beras kepada masyarakat dan pengemudi…

Pemkot Bandung Bangun 220 Titik Pengolahan Sampah Berbasis Kewilayahan 

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat transformasi sistem pengelolaan sampah melalui pembangunan hingga 220 titik pengolahan sampah berbasis kewilayahan. Langkah itu menjadi strategi utama untuk mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

HUT Bhayangkara ke-80, Polresta Sidoarjo Bagikan Beras Tiga Ton

  • July 1, 2026
HUT Bhayangkara ke-80, Polresta Sidoarjo Bagikan Beras Tiga Ton

Pemkot Bandung Bangun 220 Titik Pengolahan Sampah Berbasis Kewilayahan 

  • July 1, 2026
Pemkot Bandung Bangun 220 Titik Pengolahan Sampah Berbasis Kewilayahan 

KAI Logistik Catat Pertumbuhan Angkutan Reefer Berbasis KA Lebih dari 30%

  • July 1, 2026
KAI Logistik Catat Pertumbuhan Angkutan Reefer Berbasis KA Lebih dari 30%

Perluas Kesempatan Kerja, Disnaker Bandung Siapkan Tiga Strategi Baru

  • July 1, 2026
Perluas Kesempatan Kerja, Disnaker Bandung Siapkan Tiga Strategi Baru

Meksiko Mantap Melangkah ke Babak 16 Besar

  • July 1, 2026
Meksiko Mantap Melangkah ke Babak  16 Besar

Prancis Benamkan Swedia, Norwegia Redam Pantai Gading

  • July 1, 2026
Prancis Benamkan Swedia, Norwegia Redam Pantai Gading