Polda DIY Tangkap Penipu Jaringan Kamboja

JAJARAN Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menangkap tiga tersangka penipuan jaringan Kamboja.

Direktur Reskrimsus Polda DIY Kombes Pol Idham Mahdi di Yogyakarta menjelaskan, polisi menerima laporan dari seseorang yang berinisial PHS yang ternyata anak korban almarhumah BA, warga Yogyakarta.

Kejadiannyapada 13 Januari 2024 pukul 16.00 di Caturtunggal, Sleman.

Modus operandi kejahatan tersebut, korban dihubungi oleh salah satu pelaku. Dalam komunikasi tersebut, pelaku mengaku petugas dari Telkom.

Dalam komunikasi tersebut penelepon menyebutkan jika nomor telepon BA bermasalah karen terkait dengan jaringan korupsi.

“Korban ini dihubungi pelaku yang ada di Kamboja,” kata Direktur Reskrimsus Polda DIY Kombes Pol Idham Mahdi, Rabu (7/8).

Pada saat korban mengeluhkan, oleh penelepon  kemudian diarahkan  untuk seolah-olah dibantu untuk membuat laporan secara on line di kepolisian.

Kemudian telepon yang masih tersambung tersebut diarahkan pada line berikutnya yang masih satu jaringan Scamming Online Kamboja. Dengan SBI  yang kini telah ditangkap,.

Pelaku yang ada di-line berikutnya bertindak seolah-olah sebagai petugas kepolisian. Kemudian dengan bujuk rayu dan tipu muslihat bahwa korban tersandung kasus korupsi.

Ia diminta untuk menitipkan sejumlah uang untuk dilakukan pemeriksakan dan klarifikasi. Korban dijanjikan setelah semua selesai maka uang akan dikembelikan.

“Setelah korban terperdaya dengan bujuk rayu pelaku dan mengirimkan uang ke pelaku sampai uangnya sudah habis,” terang Idham Mahdi.

Bahkan pada saat uang milik korban sudah habis pelaku membujuk korban untuk meminjam uang kepada pihak lain untuk disetorkan.

Korban Meninggal masih Ditagih

Dalam bujuk rayu tersebut, pelaku menebar ancaman jika tidak dituruti uangnya akan disita untuk negara.

Akhirnya, korban terus menyerahkan uangnya hingga keseluruhannya berjumlah Rp2 miliar.

Pelaku masih terus mengajukan permintaan, kendati korban sudah meninggal dunia. Akhirnya anak korban, PHS melapor ke Polda DIY.

Tim Polda DIY yang kemudian melakukan penyelidikan dan akhirnya menangngkap tiga pelakunya, Masing-masing YA, 51 Tahun warga Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Ia berperan mencari orang untuk membuat rekening bank. Kemudian rekening itu dibeli dan dijual kembali ke komplotannya.

D, 41 Tahun,  warga Kota Palembang yang berperan sebagai pengepul rekening bank dan SBI, 27 Tahun , warga Boyolali,  Jawa Tengah yang bekerja di Kamboja sebagai operator scaming.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain 12 ponsel, 7 kartu perdana Telkomsel, 46 kartu ATM, 19 buku tabungan bank, 2 paspor, uang tunai Rp560.000.000 dan lainnya.

Polisi menjerat ketiganya dengan pasal-pasal dalam UU ITE, UU Pencegahan dan Pemberantasan TPPU serta KUHP. (AGT/S-01)

  • Siswantini Suryandari

    Related Posts

    Lestarikan Budaya Sunda, Pemkot dan HPDKI Gelar Ketangkasan Domba Garut

    PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) kini memiliki sarana representatif untuk berbagai kreasi ternak yang menarik. Pamidangan yang telah menjadi cita-cita sejak lama, akhirnya dapat…

    Jelang Musda, 24 PK Golkar Cianjur Deklarasikan Dukungan untuk Metty Triantika

    SALAH  satu calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur periode 2026-2031 Metty Triantika terus mendapat dukungan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar. Sebanyak 24 dari 32 Pengurus Kecamatan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Jangan Lewatkan

    Lestarikan Budaya Sunda, Pemkot dan HPDKI Gelar Ketangkasan Domba Garut

    • July 5, 2026
    Lestarikan Budaya Sunda, Pemkot dan HPDKI Gelar Ketangkasan Domba Garut

    Persib Rekrut Ragnar, Persija Perpanjang Kontrak Witan

    • July 5, 2026
    Persib Rekrut Ragnar, Persija Perpanjang Kontrak  Witan

    Sudahi Paraguay, Prancis Ditantang Maroko di Perempat Final

    • July 5, 2026
    Sudahi Paraguay, Prancis Ditantang Maroko di Perempat Final

    Persib dan Grey Art Gallery Hasilkan Positive Movement Sabtu Bersama Ayah

    • July 4, 2026
    Persib dan Grey Art Gallery Hasilkan Positive Movement Sabtu Bersama Ayah

    Sukses Lewati Ujian Tanjung Verde, Argentina Ditantang Mesir di Babak 16 Besar

    • July 4, 2026
    Sukses Lewati Ujian Tanjung Verde, Argentina Ditantang Mesir di Babak 16 Besar

    Pertamina Pasok 9,3 Juta Liter Avtur Selama Periode Haji untuk Solo-Jogja

    • July 4, 2026
    Pertamina Pasok 9,3 Juta Liter Avtur Selama Periode Haji untuk Solo-Jogja