Perolehan Medali Olimpiade, AS dan China Bersaing Ketat

KONTINGEN Amerika Serikat (AS)  menempati posisi teratas perolehan medali Olimpiade 2024 Paris, dengan ditempel ketat China.

Hingga Selasa WIB pagi, AS mengoleksi 21 medali emas, dilengkapi dengan 30 medali perak, dan 28 medali perunggu. AS total sudah menyabet 79 medali.

‘Negeri Tirai Bambu’ menempel ketat dengan jumlah medali emas yang sama.  China total meraup 53 medali, dengan tambahan 18 perak, dan 14 perunggu.

Melengkapi posisi lima besar, yakni tuan rumah Prancis, Australia, dan Inggris. Prancis telah mendapatkan 13 medali emas, sama dengan koleksi emas Australia. Sedangkan Inggris dengan 12 medali emas.

Kontingen Indonesia masuk daftar, dengan sumbangan satu medali perunggu dari pebulutangkis tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung.

BACA JUGA  Veddriq Leonardo ke Perempat Final Panjat Tebing

Indonesia  di posisi 71 dari 73 negara yang sudah mendapatkan medali. Indonesia bersama tujuh negara lain sama-sama mengoleksi satu medali perunggu, yakni Austria, Cabo Verde, Kuba, Mesir, Grenada, Portugal, dan Slovakia.

Hari ini Olimpiade 2024 Paris menyediakan 17 medali, dengan lima medali emas diperebutkan di canang atletik. (W-01)

 

Berikut perolehan medali Olimpiade 2024 Paris

(emas, perak, perunggu, jumlah medali)

 

  1. China 21-18-14-53
  2. AS 20-30-28-78
  3. Prancis 13-16-19-48
  4. Australia 13-12- 8-33
  5. Inggris 12-13-17-42
  6. Korsel 11- 8- 7-26
  7. Jepang 10- 5-11-26
  8. Italia 9-10- 6-25
  9. Belanda 7- 5- 5-17
  10. Jerman 7- 5- 4-16

 

  1. Indonesia 0- 0- 0- 1- 1

BACA JUGA  Gregoria ke Babak 16 Besar, Jojo dan Ginting Tersingkir

bowo prasetyo

Related Posts

Pemilik 24 Satwa Dilindungi Ditahan di Manado

BALAI Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sulawesi menahan AA (34), tersangka pemilik dan pelaku perdagangan satwa dilindungi. Saat ini, tersangka ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Manado. Kepala Balai…

Desi Safitri Raih IPK 3,95, Jadi Lulusan Terbaik S1 UNY

MAHASISWI  Program Studi Pendidikan IPA Fakultas MIPA, Desi Safitri, meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) nyaris sempurna, 3,95. Capaian tersebut mengantarkannya sebagai wisudawan dengan IPK tertinggi jenjang Sarjana di Universitas Negeri…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemilik 24 Satwa Dilindungi Ditahan di Manado

  • February 13, 2026
Pemilik 24 Satwa Dilindungi Ditahan di Manado

Desi Safitri Raih IPK 3,95, Jadi Lulusan Terbaik S1 UNY

  • February 13, 2026
Desi Safitri Raih IPK 3,95, Jadi Lulusan Terbaik S1 UNY

Prof Noorhaidi Siap Bawa UIN Sunan Kalijaga Bereputasi Global

  • February 12, 2026
Prof Noorhaidi Siap Bawa UIN Sunan Kalijaga Bereputasi Global

Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

  • February 12, 2026
Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

  • February 12, 2026
Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

  • February 12, 2026
Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik