FMMBG Jabar Temukan Titik Dapur Fiktif dalam Program MBG

FORUM Masyarakat Makan Bergizi Gratis (FMMBG) Jawa Barat menemukan sejumlah titik dapur fiktif dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berpotensi menghambat pencapaian target.

Ketua FMMBG Jabar, Ardiansyah, mengungkap salah satu temuan utama adalah adanya titik dapur fiktif. Berdasarkan data portal resmi Badan Gizi Nasional (BGN), pendaftaran dapur MBG telah ditutup karena kuota penuh. Namun, hasil investigasi lapangan di berbagai kabupaten/kota menunjukkan banyak titik dapur belum dibangun, bahkan ada yang tidak pernah ada sama sekali.

“Fenomena ini menjadi indikasi kuat adanya ketidakselarasan antara data administrasi dan realisasi di lapangan,” kata Ardiansyah, Selasa (12/8).

Titik dapur fiktif berpotensi korupsi

FMMBG juga mendapati sejumlah dapur dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang seharusnya sudah dalam tahap pembangunan atau renovasi justru mandek tanpa aktivitas.

BACA JUGA  Jateng masih Butuh 2.418 Dapur SPPG Dukung Program MBG

Padahal, pada tahap ini penyedia dapur diwajibkan mempersiapkan fasilitas agar segera bisa menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak.

“Dengan ditemukannya titik dapur fiktif dan mandeknya pembangunan, kami prihatin. Kondisi ini rawan menjadi celah praktik korupsi, kolusi, dan monopoli yang merugikan rakyat, khususnya anak-anak,” ujarnya.

Ardiansyah menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas, sesuai amanat Peraturan Menteri Kesehatan No. 28 Tahun 2024, di mana setiap rupiah anggaran harus digunakan sesuai tujuan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jika pembangunan dapur dan SPPG tidak segera berjalan, anak-anak yang menjadi sasaran utama akan kehilangan hak atas makanan bergizi yang merupakan kebutuhan dasar mereka,” tegasnya.

FMMBG Jabar mengajak pemerintah daerah, lembaga pengawas, media, dan masyarakat sipil untuk bersama-sama mengawal program ini agar berjalan transparan, akuntabel, dan efektif. (Rava/S-01)

BACA JUGA  Revrisond Baswir: Program MBG Hakikat Pembangunan Manusia

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemprov Jabar Bangun 21 Unit Rumah untuk Warga Terdampak Bencana di Majalengka

PEMERINTAH Provinsi  Jawa Barat kembali menggelar Kegiatan Abdi Nagri Menyulam Hari-Ngaprak Lembur 3. Kegiatan Abdi Nagri kali ini dilaksanakan pada Jumat (6/11) lalu di Desa Pajajar, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka.…

BMKG Prediksi Hujan Lebat Berpotensi masih Terjadi di Jabar hingga 15 November

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang masih mengintai sejumlah wilayah Jawa Barat (Jabar) pada 9 hingga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Persib Bandung Tersandung di Semarang, Bali United Berpesta di Gianyar

  • November 8, 2026
Persib Bandung Tersandung di Semarang, Bali United Berpesta di Gianyar

Skandal Penyadapan, Intervensi Politik, dan Ancaman pada Integritas Pemilu

  • November 8, 2026
Skandal Penyadapan, Intervensi Politik, dan Ancaman pada Integritas Pemilu

Pemprov Jabar Bangun 21 Unit Rumah untuk Warga Terdampak Bencana di Majalengka

  • November 8, 2026
Pemprov Jabar Bangun 21 Unit Rumah untuk Warga Terdampak Bencana di Majalengka

BMKG Prediksi Hujan Lebat Berpotensi masih Terjadi di Jabar hingga 15 November

  • November 8, 2026
BMKG Prediksi Hujan Lebat  Berpotensi masih Terjadi di Jabar hingga 15 November

Persib Ikut Berduka atas Berpulangnya Bobotoh Asal Bogor, Roby Kurniawan

  • November 8, 2026
Persib Ikut Berduka atas Berpulangnya Bobotoh Asal Bogor, Roby Kurniawan

Polda DIY Amankan 140 Botol Miras dan 124,4 Gram Tembakau Sintetis dalam KRYD

  • November 8, 2026
Polda DIY Amankan 140 Botol Miras dan 124,4 Gram Tembakau Sintetis dalam KRYD