
BADAN Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Daerah Istimewa Yogyakarta selesai melakukan seleksi calon Paskibraka.
“Peserta seleksi Paskibraka DIY 2025 merupakan perwakilan dari calon Paskibraka tingkat kabupaten/kota sejumlah 80 siswa, masing-masing kabupaten/kota mengirimkan 16 orang siswa,” kata Kepala Kesbangpol DIY Lilik Andi Aryanto, Jumat (11/7).
Dari hasil seleksi Calon Paskibra DIY dan Nasional Wakil Tahun 2025, katanya, Pemda DIY mengirimkan 3 pasang calon untuk mengikuti verifikasi seleksi Paskibraka tingkat pusat di Jakarta, 25-29 Juni 2025.
“Kemudian hasil verifikasi seleksi Paskibraka tingkat pusat menetapkan satu pasang calon Paskibraka terpilih tingkat pusat dan satu pasang cadangan calon Paskibraka tingkat pusat,” paparnya.
Pendidikan dan pelatihan
Dikatakan, pasangan calon Paskibraka terpilih tingkat pusat adalah Faishal Ahmad Kurniawan, siswa SMA Negeri 1 Pundong dan Naura Aulia Putri Darmawan, siswa SMA Negeri 1 Yogyakarta. Sedangkan pasangan cadangan calon Paskibraka tingkat pusat yang terpilih ialah Ar Razzak Widi Satrio, siswa SMA Negeri 1 Yogyakarta dan Rafhaela Azzahra, siswa SMK Negeri 1 Sewon.
Lilik mengungkapkan, keempat siswa calon Paskibraka tingkat pusat ini akan mengikuti pendidikan dan pelatihan nasional di Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur. Pelatnas akan diadakan pada 14 Juli – 22 Agustus dan diikuti oleh seluruh calon Paskibraka tingkat pusat dari seluruh provinsi di Indonesia.
“Kami berharap para siswa ini bisa mengikuti seluruh agenda dalam pelatnas dengan baik. Nantinya pasangan cadangan yang tidak berkesempatan bertugas di tingkat pusat, akan bertugas di tingkat DIY,” katanya.
Jaga nama baik
Sementara Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X ketika menerima audensi calon Paskibraka Nasional Wakil DIY 2025 di Dalem Ageng Kepatihan, berpesan agar selalu menjaga nama baik.
“Saya turut bergembira. Dan atas nama Pemda DIY maupun pribadi, saya mengucapkan selamat dan terima kasih juga kepada para orang tua yang ikut hadir. Pesan saya hanya tiga, jaga nama baik, jaga kehormatan kalian sendiri, dan jaga kesehatan. Masalah baris-berbaris atau yang lainnya itu bisa dipelajari, tapi tiga ini harus menjadi pegangan,” ungkap Sri Paduka.
Sri Paduka menjelaskan, keharusan untuk menjaga nama baik, tidak hanya nama baik DIY sebagai daerah asal mereka dalam bersikap, tetapi juga dalam hal keimanan. Sri Paduka mengimbau para calon Paskibraka Nasional ini bisa banyak berdoa meminta untuk dapat dilancarkan semua yang akan mereka lalui.
“Semoga semuanya berjalan lancar. Apapun yang terjadi nanti, semua harus disyukuri,” tegasnya. (AGT/N-01)









