Bupati Sleman Tinjau Masalah Transmigran di Konawe Selatan

BUPATI Sleman Harda Kiswaya akan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, untuk menindaklanjuti berbagai masalah transmigran asal Sleman. Kunjungan ini dijadwalkan berlangsung pada Senin hingga Kamis pekan depan.

Langkah ini diambil menyusul adanya laporan bahwa sejumlah kepala keluarga asal Sleman yang ditempatkan di Desa Laikandonga, Kecamatan Ranomeeto Barat, memilih kembali ke Sleman akibat berbagai kendala di lokasi transmigrasi.

“Ini bentuk keseriusan kami dalam merespons aspirasi masyarakat Sleman yang mengikuti program transmigrasi. Kami juga berterima kasih kepada Pemkab Konawe Selatan atas dukungan dan layanan yang telah diberikan,” ujar Bupati Sleman Harda Kiswaya, Rabu (9/7).

Pertemuan antara Pemkab Sleman dan Pemkab Konawe Selatan direncanakan untuk merumuskan solusi bersama atas persoalan yang dihadapi para transmigran. Pemkab Sleman berharap kerja sama antardaerah terkait program transmigrasi dapat diperkuat kembali melalui perjanjian baru.

BACA JUGA  Tabrakan Tiga Kendaraan, Tiga Orang Selamat

Kepala Bagian Hukum Setda Sleman, Hendra Adi, menyatakan bahwa kajian hukum dan kondisi di lapangan telah diselesaikan dan siap dibahas bersama Pemkab Konawe Selatan.

“Apabila solusi bersama disepakati, pembaruan perjanjian kerja sama daerah akan memperkuat aspek hukum dan operasional program transmigrasi,” jelas Hendra.

Pemkab Sleman berharap pemerintah pusat juga memberi perhatian serius terhadap perbaikan tata kelola program transmigrasi secara menyeluruh agar lebih efektif dan berkelanjutan. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

POLDA Jawa Tengah terus mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam Operasi Patuh Candi 2026 untuk mencegah kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara. Upaya tersebut diwujudkan…

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

KETUA Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun, Yova Ivo Cordiaz Purba menegaskan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekedar kegiatan seremoni tahunan. Lebih dari itu sebagai momentum untuk menguji…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

  • October 29, 2026
Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

  • October 29, 2026
Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

  • October 29, 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

  • October 29, 2026
Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah itu Meraup Cuan dari Sampah

  • October 29, 2026
Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah itu Meraup Cuan dari Sampah

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

  • October 29, 2026
GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa