
UNIVERSITAS Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Cibiru secara resmi meluncurkan “Pojok Deni Darmawan”. Sebuah ruang inspiratif yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Sakuranesia Society Seminar.
Ruang ini juga didedikasikan untuk menghimpun dan memamerkan karya ilmiah, buku referensi serta publikasi akademik milik Prof. Deni Darmawan.
Peresmian dilakukan bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, Selasa (20/5).
Direktur UPI Kampus Cibiru Prof. Deni Darmawan mengatakan inisiatif ini juga merupakan bentuk penghargaan dari UPI Cibiru atas kontribusi besar dalam dunia pendidikan Indonesia .
UPI Kampus Cibiru terus mengukuhkan dirinya sebagai pusat inovasi pendidikan dan literasi ilmiah.
“Hal penting dengan didirikannya ruang ini untuk memperkenalkan lebih luas pemikiran dan karya-karya saya, sehingga bisa menjadi sumber inspirasi, referensi, dan pusat kolaborasi bagi mahasiswa dan dosen dalam riset dan pengembangan pendidikan,” jelasnya.
Deni berharap ruang ini bisa berfungsi tidak hanya sebagai ruang baca.
Pojok Deni Darmawan sebagai ruang diskusi
“Pojok Deni Darmawan” juga difungsikan sebagai ruang diskusi, refleksi ilmiah serta kolaborasi akademik, guna mendorong budaya literasi dan melahirkan generasi penulis serta pemikir pendidikan masa depan.
Selain meresmikan ruang inspiratif di kesempatan yang sama juga diadaka Bedah Buku Artificial Intelligence (AI).
Sebuah forum ilmiah yang mengupas karya terbaru Deni Darmawan. Dalam buku tersebut dibahas secara mendalam tantangan dan peluang implementasi AI di ruang-ruang belajar.
Dengan pendekatan humanistik yang menekankan pentingnya etika, empati serta nilai-nilai kemanusiaan dalam pemanfaatan teknologi.
“Buku ini lahir sebagai bentuk tanggapan kritis terhadap percepatan transformasi digital yang kini tak terelakkan di dunia pendidikan,” kata Deni.
”Pendidikan masa depan bukan hanya tentang digitalisasi, tetapi juga tentang bagaimana teknologi dapat memanusiakan proses belajar,” jelas Deni yang juga dikenal sebagai tokoh bidang teknologi pendidikan.
Bedah buku menghadirkan dua narasumber praktisi pendidikan, yakni Risman Nur Hakim guru di SDN Citepok, Sumedang serta Muchammad Ramdhan, guru di SMP Labschool UPI Cibiru. (Rava/S-01)








