Festival Film Cannes Larang Artis Berbusana Tidak Sopan

PADA Festival Film Cannes 2025, penyelenggara memperkenalkan aturan berpakaian baru yang melarang “naked dress”, busana transparan yang memperlihatkan tubuh secara eksplisit.

Serta gaun dengan siluet besar atau ekor panjang. Aturan ini diumumkan hanya sehari sebelum pembukaan festival dan berlaku di seluruh area acara, termasuk karpet merah dan teater utama Grand Théâtre Lumière.

Alasan di Balik Aturan Baru

Penyelenggara Festival Film Cannes menyatakan bahwa larangan ini bertujuan untuk menjaga “kesopanan” dan kelancaran arus tamu. Gaun dengan ekor panjang atau desain besar dianggap dapat menghambat pergerakan dan menyulitkan penataan tempat duduk di dalam teater. Sementara itu, larangan terhadap busana transparan didasarkan pada alasan kesopanan dan kepatuhan terhadap kerangka hukum institusional serta hukum Prancis .

BACA JUGA  Belgia Disengat Slovakia di Laga Pertama Euro 2024

Reaksi dan Kontroversi

Aturan ini memicu perdebatan di kalangan pelaku industri mode dan pengamat budaya. Beberapa kritikus menilai bahwa larangan terhadap busana transparan membatasi ekspresi diri dan mengarah pada konservatisme yang meningkat dalam industri hiburan . Stylist Karla Welch, misalnya, mengkritik aturan tersebut sebagai bentuk patriarki dan regresif.

Dampak pada Selebriti dan Penegakan Aturan

Beberapa selebriti menyesuaikan penampilan mereka sesuai dengan aturan baru. Irina Shayk, yang sebelumnya dikenal dengan busana transparan di Cannes, tahun ini memilih gaun hitam tanpa tali yang terinspirasi dari “Black Swan” . Namun, tidak semua mematuhi aturan tersebut. Heidi Klum, misalnya, tampil dengan gaun Elie Saab berwarna merah muda dengan ekor panjang, yang secara teknis melanggar aturan baru . Demikian pula, aktris Tiongkok Zhao Yingzi diminta meninggalkan karpet merah karena mengenakan gaun transparan yang dianggap melanggar kode berpakaian. (*/S-01)

BACA JUGA  Sikat Belanda, Austria Melenggang ke 16 Besar Sebagai Juara Grup

Siswantini Suryandari

Related Posts

FH UII Peringkat 1 PTS Nasional Versi THE WUR

FAKULTAS Hukum (FH) Universitas Islam Indonesia (UII) meraih peringkat pertama tingkat nasional untuk kategori perguruan tinggi swasta (PTS) dalam Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) by Subject Law…

PSHK UII Soroti Penggantian Calon Hakim Konstitusi Usulan DPR

DPR RI mengganti nama calon Hakim Konstitusi (MK) usulannya dari Inosentius Samsul menjadi Adies Kadir. Pergantian ini menuai sorotan karena Adies sebelumnya pernah dinonaktifkan sebagai anggota DPR RI terkait kehadirannya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Tim SAR Temukan Tiga Bodypack Korban Longsor di Hari Keenam

  • January 29, 2026
Tim SAR Temukan Tiga Bodypack Korban Longsor di Hari Keenam

Gilas Garuda Jaya, Samator Jaga Asa ke Final Four Proliga

  • January 29, 2026
Gilas Garuda Jaya, Samator Jaga Asa ke Final Four Proliga

KLH Gandeng ITB Kaji Lanskap Wilayah Longsor Cisarua

  • January 29, 2026
KLH Gandeng  ITB Kaji Lanskap Wilayah Longsor Cisarua

Aktivis Perempuan Kecam Pembongkaran Pagar Mutiara Regency

  • January 29, 2026
Aktivis Perempuan Kecam Pembongkaran Pagar Mutiara Regency

Curi Peralatan Foto, Ibu dan Anak Ditangkap

  • January 29, 2026
Curi Peralatan Foto, Ibu dan Anak Ditangkap

Polisi Tetapkan Pelaku Eksploitasi Anak Jadi Tersangka

  • January 29, 2026
Polisi Tetapkan Pelaku Eksploitasi Anak Jadi Tersangka