
MEROKOK adalah penyebab utama kanker paru-paru, namun sekitar 20% penderita kanker paru tidak pernah merokok. Deteksi dini sangat penting, karena gejalanya sering kali samar.
Gejala Umum :
- Batuk terus-menerus
- Infeksi dada berulang
- Batuk berdarah
- Sesak napas
- Nyeri dada
- Kelelahan terus-menerus
- Penurunan berat badan tanpa sebab
Gejala Tak Biasa yang Sering Terabaikan:
- Pembengkakan wajah dan leher: Akibat tumor menekan pembuluh darah besar (sindrom vena cava superior)
- Masalah mental: Kebingungan, kecemasan, dan depresi akibat dampak kanker pada otak atau hormon
- Finger clubbing: Pembesaran dan perubahan bentuk ujung jari
- Masalah pencernaan: Mual, kram, dan sembelit karena kadar kalsium tinggi
- Nyeri bahu dan punggung: Terutama dari tumor Pancoast yang menyerang area atas paru-paru
Pentingnya Deteksi Dini
Tingkat kelangsungan hidup seseorang sangat bergantung pada seberapa jauh kanker telah menyebar saat didiagnosis.
Jika sel kanker terdeteksi saat masih lokal, peluang sembuh lebih tinggi. Periksa ke dokter jika mengalami gejala kanker pada organ pernapasan Anda meskipun tidak merokok.
Di Indonesia, jumlah kasus baru kanker paru mencapai sekitar 396.914 kasus pada 2024 dan didominasi oleh pria dan telah membebani kualitas hidup. Jika Anda mengalami gejala apa pun, penting untuk berkonsultasi dengan dokter.
Namun, perlu diingat bahwa gejala-gejala ini tidak selalu menunjukkan lung cancer, karena bisa saja terkait dengan kondisi lain. (Medical Daily/S-01)








