32 Praja IPDN Magang di Pemerintah Kota Bandung

SEBANYAK 32 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjalani magang selama 30 hari di sejumlah organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

Sebuah kesempatan bagi para praja untuk memperoleh pengalaman melayani masyarakat sebelum mereka bertugas di kemudian hari.

“Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, diharapkan kegiatan magang ini akan memberikan hasil yang maksimal bagi semua pihak dan mencetak generasi pemerintahan yang lebih profesional dan inovatif di masa depan,” tutur Pj Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain saat pembukaan magang di Balai Kota Bandung Rabu (9/4).

Iskandar berharap pengalaman ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi pengembangan kompetensi para Praja. Serta mempersiapkan mereka untuk menjadi pemimpin yang cakap dan kompeten dalam dunia pemerintahan.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Berkomitmen Entaskan Kasus Kekerasan Seksual

Magang ini merupakan bagian integral dari Tridharma Perguruan Tinggi, yang bertujuan memberikan pengalaman praktis bagi Praja di dunia kerja nyata di unit kerja pemerintahan.

Praja yang magang dibagi tiga kelompok berdasarkan jenjang pendidikan yaitu Praja Pertama magang di desa dan kelurahan. Praja Muda magang di kecamatan dan distrik. Dan Praja Madya magang di organisasi perangkat daerah (OPD).

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Inovasi IPDN, Prof. Hyronimus Rowa berharap, setiap kelompok dapat memahami dan melaksanakan tugas serta tanggung jawab mereka dengan baik.

Mulai dari pengelolaan administrasi pemerintahan di tingkat desa hingga peran strategis kecamatan dan distrik dalam mendukung tata kelola pemerintahan daerah. “Magang ini bukan hanya soal bekerja, tetapi juga tentang belajar,” kata Hyronimus.

BACA JUGA  Polda Jabar masih Tunggu Hasil Olah TKP di RSHS

“Ikutilah bimbingan dengan sungguh-sungguh, manfaatkan setiap kesempatan untuk belajar, dan gunakan pengalaman ini untuk mengembangkan kompetensi pemerintahan kalian,” pungkasnya. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

UNTUK mengantisipasi peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau, Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jawa Barat (Jabar ) memperketat upaya pencegahan di lapangan sekaligus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan…

GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

GERAKAN  Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun mendesak Kapolres Pematangsiantar untuk mempercepat  proses penyelidikan kebakaran pasar tradisional Pasar Dwikora Parluasan. Kebakaran yang terjadi pada 18 Juni 2026 sekitar pukul 03.05 WIB…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

  • August 13, 2026
Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

Bantu Mahasiswa Dapat Pengalaman,Telkomsel Luncurkan Virtual Virtuship

  • August 13, 2026
Bantu Mahasiswa Dapat Pengalaman,Telkomsel Luncurkan Virtual Virtuship

Mahasiswa KKN UGM Ajarkan Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Aromaterapi

  • August 13, 2026
Mahasiswa KKN UGM Ajarkan Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Aromaterapi

Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

  • August 12, 2026
Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

  • August 12, 2026
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

  • August 12, 2026
GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora