Sentra Abiseka Siapkan Insfrastruktur Sekolah Rakyat di Pekanbaru

SENTRA Abiseka di Kota Pekanbaru, Riau, sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial mengebut persiapan infrastruktur dan sarana prasarana Sekolah Rakyat berkapasitas 2 rombongan belajar atau 50 siswa. Sentra Abiseka menjadi bagian dari 45 lokasi yang akan dijadikan Sekolah Rakyat jenjang pendidikan SMP berstandar nasional yang menjadi program andalan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Kami sedang menyiapkan Sekolah Rakyat dengan kapasitas daya tampung sebanyak 2 rombongan belajar,” kata Kepala Sentra Abiseka Pekanbaru Adi Haryanto, Sabtu (22/3).

Dijelaskannya, pemerintah akan segera menyelenggarakan Sekolah Rakyat yang akan dimulai pada tahun ajaran baru 2025-2026. Dari target 200 titik lokasi di tahap pertama, telah terverifikasi 45 lokasi yang akan dijadikan Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia yang terdiri dari jenjang SD, SMP hingga SMA.

BACA JUGA  120 Ribu Siswa di Pekanbaru Diusulkan Dapat Makan Siang Bergizi

Sekolah asrama

Ia menerangkan, sekolah tersebut memiliki konsep sekolah asrama dengan kurikulum sekolah unggulan, karakter, keterampilan, dan bela negara terintegrasi. Adapun calon siswa yang dapat mengikuti Sekolah Rakyat adalah anak yang berasal dari keluarga miskin ekstrem dan miskin (desil 1 dan 2) berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), memiliki prestasi akademik unggul serta mendapatkan izin orangtua untuk tinggal di asrama.

“Pembiayaan Sekolah Rakyat 100% gratis dan ditanggung negara,” ungkap Adi.

Adi mengatakan, saat ini, Sentra Abiseka di Pekanbaru bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Riau melakukan mapping dan pembuatan rencana Detail Engineering Design (DED) untuk menyiapkan sarana dan prasarana dalam mendukung insfraktuktur penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

BACA JUGA  Tiga Kabupaten di Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Banjir 

Fasilitas pendukung

Adapun fasilitas yang akan disiapkan di antaranya ruang belajar mengajar, ruangan perkantoran, asrama siswa dan guru, serta ruangan lain seperti ruang kesenian, laboratorium komputer, dan laboratorium IPA.

Lebih lanjut, Adi menyampaikan bahwa pembangunan sarana dan prasarana harus direncanakan dengan matang dan dengan kualitas yang baik sehingga proses belajar mengajar dapat dilaksanakan secara nyaman dan kondusif.

“Dengan adanya program Sekolah Rakyat, pemerintah berharap dapat mencetak agen perubahan pada setiap keluarga miskin melalui pendidikan berkualitas guna memutus trasmisi kemiskinan sekaligus menjadi langkah strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (Rud/N-01)

BACA JUGA  Wamensos Kawal Pengiriman Bantuan di Aceh Tamiang

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

KETERSEDIAAN hewan kurban di Jawa Barat untuk Iduladha 2026 mencukupi. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS), stok domba pada Iduladha tahun ini diperkirakan mencapai 223.812 ekor. Jumlah…

SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

SISTEM Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Jawa Barat 2026 mulai diselenggarakan pada Senin (18/5/2026), termasuk di Sekolah Manusia Unggul (Maung). Siswa akan menerima akun pendaftaran pada 18-22 Mei.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gelar Pertama Liga Europa Aston Villa Jadi Trofi Kelima Unai Emery

  • May 21, 2026
Gelar Pertama Liga Europa Aston Villa Jadi Trofi Kelima Unai Emery

Bangunan SPPG di Depan Puskesmas Pangaribuan Dinilai Ganggu RSJ

  • May 21, 2026
Bangunan SPPG di Depan Puskesmas Pangaribuan Dinilai Ganggu RSJ

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

  • May 20, 2026
Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

  • May 20, 2026
SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

  • May 20, 2026
Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan

  • May 20, 2026
Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan