Pramono Anung Akhirnya Ikut Retret di Akmil Magelang

PRAMONO Anung, Gubernur DKI Jakarta sekaligus kader PDIP  tiba di Akademi Militer, Magelang untuk mengikuti retret, Senin (24/2).

Sebelumnya memang Pramono telah tiba di Yogyakarta dua hari lalu, dan baru ke Akmil Magelang hari ini.

Pramono menyatakan bahwa surat larangan hadir di retret adalah kewenangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan DPP Partai.

“Saya telah mengambil langkah untuk datang ke Akmil untuk mengikuti retret baik-baik. Dan bertanggungjawab dengan langkah yang kami ambil,” kata Pramono.

Ia pun terus berkomunikasi dengan Mendagri Tito Karnavian, Wamendagri Bima Arya Sugiarto dan para menteri.

“Saya terus berkomumikasi degan Mendagri, wamen dan para menteri dan sampai di sini baik-baik saja. Ada yang perlu disiapkan, ya ditangani bersama-sama,” lanjutnya.

BACA JUGA  UNY Kirim 8 Dosen Ikut Pelatihan Bahasa Prancis di Akmil

Tidak hanya Pramono Anung, Masinton Pasaribu bupati Tapanuli Tengah yang juga kader PDIP juga sudah tiba di Akademi Militer.

Pramono Anung baru mengikuti retret di hari keempat. Mendagri Tito Karnavian tetap menerima kepala daerah yang datang terlambat.

“Tapi ada perbedaan perlakuan kepala daerah yang datang sejak awal dengan yang datang terlambat. Karena untuk mendapatkan sertifikat hadir harus terpenuhi minimal 90 persen kehadiran,” ujarnya.

Sementara itu selama pelaksanaan retret ada tiga kepala daerah dilarikan ke RSUD Tidar Magelang.

Wamendagri Bima Arya mengatakan dua kepala daerah menjalani rawat inap, dan satu orang lainnya menjalani rawat jalan. Dua kepala daerah tersebut mengidap hipertensi dan gula.

BACA JUGA  Puan Maharani Pertimbangkan Kaesang Maju di Pilgub Jateng

Mereka kelelahan sejak pelantikan di Istana Negara dan lanjut mengikuti retret keesokan harinya. “Kondisi mereka sudah membaik,” kata Bima Arya. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

KETUA MPR RI Ahmad Muzani, menegaskan MPR tidak akan gegabah dalam melakukan perubahan terhadap UUD 1945. Namun mereka akan mendengarkan berbagai aspirasi, pandangan, pemikiran, ide, dan gagasan dari berbagai elemen…

Kemenimipas Menonaktifkan Lima Pejabat Lapas Cibinong untuk Diperiksa

UNTUK menindaklanjuti temuan Ombudsman perihal  adanya ruang tahanan yang mirip apartemen di Lapas Cibinong, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) akan melakukan investigasi. Untuk itu mereka menonaktifkan lima pejabat struktural Lapas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

  • September 27, 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

  • September 27, 2026
Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit