Korban Pelecehan Seksual Tuntut Proses Hukum Agus

KORBAN pelecehan seksual dilakukan oleh tersangka I Wayan Agus Suartama atau Agus, penyandang disabilitas di Mataram, Nusa Tenggara Barat menuntut proses hukum terus berjalan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan hal itu setelah menemui para korban kekerasan seksual di Universitas Mataram, Senin (9/12).

Dalam dialog itu, empat korban kekerasan seksual meminta agar proses hukum terus berjalan. Mensos menyatakan dukungan penuh terhadap permintaan tersebut.

“Para korban siap memberikan kesaksian. Ini bentuk keberanian yang patut diapresiasi agar kekerasan seksual tidak terulang lagi,” kata Mensos.

Kasus ini menarik perhatian publik karena melibatkan seorang penyandang disabilitas sebagai tersangka.

Mensos menekankan bahwa semua korban kekerasan, termasuk anak-anak dan perempuan harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat.

BACA JUGA  Lakukan Pelecehan, Oknum Perwira TNI AL Dituntut 1 Tahun Penjara dan Dipecat

“Kita tidak boleh abai. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Mensos menegaskan komitmennya untuk memastikan semua pihak mendapatkan perlakuan yang adil dan pendampingan yang layak.

“Kami mendengarkan langsung dari kedua belah pihak, baik korban maupun tersangka, dan memastikan bahwa proses hukum berjalan secara transparan dan adil,” ujar Gus Ipul.

Korban pelecehan seksual harus diperhatikan

Wali Kota Pasuruan periode 2021-2024 ini juga mengapresiasi kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, Komisi Disabilitas Daerah, LSM, serta relawan medis dan hukum.

Menurutnya, sinergi ini penting untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, dan keadilan.

Sebelum berdialog dengan para korban, Mensos bertemu dengan tersangka Agus penyandang disabilitas fisik.

BACA JUGA  Dedi Mulyadi Jemput Langsung Korban Kekerasan di NTT

Ia menyatakan pentingnya memperhatikan aspek disabilitas dalam penanganan hukum.

“Kita harus memastikan prosedur hukum yang inklusif dan ramah disabilitas, tanpa mengabaikan hak-hak korban,” ujar Menteri Sosial.

Kunjungan ini diharapkan membawa langkah konkret untuk mencegah kekerasan seksual di masa depan.

Serta memastikan perlakuan yang adil bagi semua pihak, tanpa memandang kondisi fisik atau status sosial.

Hari ini, Rabu (11/12), Agus yang akrab dijuluki Agus Buntung menjalani rekonstruksi yang digelar oleh Polda NTB.

Salah satu homestay di Mataram menjadi tempat rekronstruksi karena kasus rudakpaksa terjadi di tempat tersebut,

Pemilihan homestay sebagai lokasi rekonstruski setelah adanya pengakuan korban.

Karyawan dan pemilik homestay juga mengatakan Agus sering menyewa kamar di homestay dengan membawa perempuan berbeda-beda. (*/S-01)

BACA JUGA  Mensos Dukung Proses Hukum dan Hak Disabilitas Agus

Siswantini Suryandari

Related Posts

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

TIM voli Jakarta Bhayangkara Presisi sukses melewati rintangan pertamanya di ajang AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Saat  menghadapi wakil Kazakhstan, Zhaiyk pada laga pertamanya di GOR Terpadu A. Yani,…

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

  • May 13, 2026
Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

  • May 13, 2026
Program Terpujilah GURU dari  Sumedang Dirilis Telkomsel

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

  • May 13, 2026
Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

  • May 13, 2026
Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara