Fachruddin Wahyudi Aryanto Pulih Cedera Siap Berlaga

PENJAGA pintu naga PSS Sleman, Fachruddin Wahyudi Aryanto dikabarkan mulai membaik dari cedera dan siap berlaga.

Pada laga berikutnya Fachruddin Wahyudi Aryanto sudah siap untuk diterjunkan pada laga berikutnya setelah menjalani perawatan dan pemulihan yang intensif.

Cedera yang dialami pemain berusia 35 tahun itu sempat menjadi kekhawatiran tim pelatih serta pendukung Super Elang Jawa.

Pasalnya Fachruddin memiliki peran penting di lini belakang PSS. Cedera tersebut terjadi pada situasi sepak pojok bagi Laskar Antasari yang menimbulkan duel udara sengit.

Hal ini membuat Fachruddin harus ditarik keluar lebih awal karena mengalami benturan yang cukup serius.

Fachruddin terpaksa harus digantikan lebih cepat setelah mengalami robekan di atas kelopak matanya pada menit ke-25.

BACA JUGA  Sambut Kepercayaan FIFA, Erick Thohir: FIFA Series 2026 Pembuktian Timnas Indonesia Bersaing di Level Dunia

Bek asal Klaten ini mengalami cedera setelah terkena benturan saat melakukan duel. Dokter tim PSS, dr. Lutfi Afifuddin menjelaskan kondisi terkini pemain bernomor punggung 19 tersebut.

“Fachruddin mengalami robekan di atas kelopak matanya akibat benturan. Ini terjadi saat ia melakukan duel dengan pemain lawan. Saat ini luka tersebut sudah dijahit dan terkondisikan,” kata dr Lutfi  di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Kamis (24/10) pagi.

Ia mengungkapkan keluhan yang dialami oleh bek berusia 35 tahun ini tidak mengarah ke cedera kepala. Ia memastikan Fachruddin dalam kondisi aman dan bisa mengikuti latihan.

“Untuk keluhan yang mengarah ke cedera kepala sejauh ini tidak ada gejala yang mendukung ke arah sana. Jadi bisa kami pastikan Fachruddin dalam kondisi aman dan bisa ikut latihan tim seperti biasa,” jelasnya.

BACA JUGA  PSM Makassar Ajukan Banding Insiden 12 Pemain di Lapangan

Kembalinya Fachruddin dari cedera tentu memberikan harapan baru bagi PSS Sleman.

Tim PSS siap melanjutkan perjuangan mereka di Liga 1 dengan kekuatan penuh, dan Fachruddin akan kembali menjadi bagian penting dari misi tersebut. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Belanda Tersingkir di Fase Gugur, Koeman Pilih Mundur

RONALD Koeman memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai arsitek Belanda seusai disingkirkan Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 melalui drama adu penalti 3-2 di Stadion Monterrey, Meksiko, Selasa.…

Pemkot Bandung Bangun 220 Titik Pengolahan Sampah Berbasis Kewilayahan 

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat transformasi sistem pengelolaan sampah melalui pembangunan hingga 220 titik pengolahan sampah berbasis kewilayahan. Langkah itu menjadi strategi utama untuk mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Belanda Tersingkir di Fase Gugur, Koeman Pilih Mundur

  • July 1, 2026
Belanda Tersingkir di Fase Gugur, Koeman Pilih Mundur

Rayakan Hari Bhayangkara, Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri

  • July 1, 2026
Rayakan Hari Bhayangkara, Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri

Syukuran Hari Bhayangkara, Polda Jateng Berkomitmen Mengabdi pada Masyarakat

  • July 1, 2026
Syukuran Hari Bhayangkara, Polda Jateng  Berkomitmen Mengabdi pada Masyarakat

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Sidoarjo Bagikan Beras Tiga Ton

  • July 1, 2026
Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Sidoarjo Bagikan Beras Tiga Ton

Pemkot Bandung Bangun 220 Titik Pengolahan Sampah Berbasis Kewilayahan 

  • July 1, 2026
Pemkot Bandung Bangun 220 Titik Pengolahan Sampah Berbasis Kewilayahan 

KAI Logistik Catat Pertumbuhan Angkutan Reefer Berbasis KA Lebih dari 30%

  • July 1, 2026
KAI Logistik Catat Pertumbuhan Angkutan Reefer Berbasis KA Lebih dari 30%