Universitas Alma Ata Ciptakan Senam Cegah Stunting Rame-Rame

UNIVERSITAS Alma Ata Yogyakarta menggelar  Senam Cegah Stunting Rame-Rame di Balaikota Tegal, Sabtu (17/8).

Kegiatan bertajuk Khidmat Mengabdi Kepada Bangsa Indonesia sekaligus memperingati HUT ke-79 Republik Indonesia.

Senam Cegah Stunting Rame-Rame dilaksanakan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tegal.

Senam yang diikuti ratusan warga Kota Tegal ini dihadiri pula Rektor Universitas Alma Ata Prof Hammam Hadi dan Pj Wali Kota Tegal dan jajarannya.

Rektor Universitas Alma Ata Yogyakarta Hammam Hadi menjelaskan senam Cegah Stunting Rame-Rame ini hasil kreasi Universitas Alma Ata Yogyakarta.

Senam tersebut sebagai sarana edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat termasuk untuk lintas generasi dalam rangka mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia.

BACA JUGA  Senam Cegah Stunting Rame-rame Pecahkan Rekor MURI

“Senam Cegah Stunting Rame-Rame  menjadi sarana edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat luas untuk percepatan penurunan stunting di Indonesia,” kata Hammam Hadi.

Rektor berharap senam tersebut terus menyebar luas ke seluruh pelosok tanah air.

Tujuannya untuk membangun kesadaran bersama dan membangun kesehatan masyarakat sekaligus menurunkan angka stunting.

Senam ini diiringi dengan musik yang liriknya menggunakan bahasa Jawa.

“Lirik lagu Senam Cegah Stunting Rame-Rame yang disuguhkan dalam bahasa Jawa populer yang mudah dipahami,” sambungnya.

Menurt Hammam lagunya lindah dan enak untuk berdendang. “Masyarakat lintas generasi akan mudah memahami dan mengenali cara-cara pencegahan stunting di masyarakat,” katanya.

Diingatkan pula kegiatan fisik seperti senam akan membantu menjaga dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran masyarakat.

BACA JUGA  MBG Harusnya Dilakukan Bertahap dan Diutamakan untuk Penderita Stunting

Bersamaan dengan kegiatan Senam Cegah Stunting Rame-Rame, para lurah di seluruh Kota Tegal juga mengadakan kegiatan sama di di kelurahan masing-masing. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

DSP Farm Kota Bandung Kembali Menjadi Pemasok Sapi Kurban Presiden

PETERNAKAN sapi dan domba milik peternak muda Kota Bandung, DSP Farm, kembali dipercaya menjadi pemasok hewan kurban bantuan masyarakat (Banmas) Presiden pada 2026. Kepercayaan tersebut menjadi tahun keenam secara berturut-turut bagi…

Bangunan SPPG di Depan Puskesmas Pangaribuan Dinilai Ganggu RSJ

PEMBANGUNAN dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan UPT Puskesmas Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara-Sumatera Utara, menuai sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Tapanuli…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Rivan, Nizar Mundur dari Pelatnas, PBVSI Panggil Alfin dan Rama

  • May 21, 2026
Rivan, Nizar Mundur dari Pelatnas, PBVSI Panggil Alfin dan Rama

UNY Tegaskan Transformasi Kampus Berdampak pada Momentum Dies Natalis

  • May 21, 2026
UNY Tegaskan Transformasi Kampus Berdampak pada Momentum Dies Natalis

DSP Farm Kota Bandung Kembali Menjadi Pemasok Sapi Kurban Presiden

  • May 21, 2026
DSP Farm Kota Bandung Kembali Menjadi Pemasok Sapi Kurban Presiden

Guru Besar SF ITB Prof. Elfahmi Resmi Jadi Rektor Itera Periode 2026–2030

  • May 21, 2026
Guru Besar SF ITB Prof. Elfahmi Resmi Jadi Rektor Itera Periode 2026–2030

Gelar Pertama Liga Europa Aston Villa Jadi Trofi Kelima Unai Emery

  • May 21, 2026
Gelar Pertama Liga Europa Aston Villa Jadi Trofi Kelima Unai Emery

Bangunan SPPG di Depan Puskesmas Pangaribuan Dinilai Ganggu RSJ

  • May 21, 2026
Bangunan SPPG di Depan Puskesmas Pangaribuan Dinilai Ganggu RSJ