Kabupaten Cianjur Usulkan Pembangunan Tujuh Ruas Jalan Tol

PEMERINTAH  Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengusulkan percepatan pembangunan ruas jalan tol seiring selesainya pembahasan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Apalagi revisi RTRW ini kini sudah menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Setidaknya ada tujuh ruas jalan tol yang diusulkan pemerintah daerah setempat ke pemerintah pusat.

Bupati Cianjur Herman Suherman bersyukur dengan selesainya pembahasan revisi RTRW.

Setelah mendapat nomor register dari Pemprov Jawa Barat, maka tinggal diparipurnakan menjadi Perda.

“Dengan selesainya Perda RTRW harus dibarengi dengan percepatan pertumbuhan ekonomi di Cianjur. Salah satunya soal pembangunan ruas jalan tol,” kata Herman, Jumat (16/8).

Pada RTRW Kabupaten Cianjur, jalan tol yang diusulkan segera dibangun yaitu ruas Sukabumi-Ciranjang, ruas Ciranjang-Padalarang, dan ruas Caringin-Cianjur.

BACA JUGA  Pembukaan Exit Tol KM 149 Gedebage Kembali Molor

Kemudian ruas Soreang-Ciwidey-Cidaun, ruas Cikarang-Ciranjang, ruas Palabuhanratu-Cidaun, dan ruas Cidaun-Cikalongkulon.

Pemerintah Kabupaten Cianjur juga mengusulkan pembangunan satu ruas jalan tol lainnya.

“Kami mengusulkan ke Kementerian PUPR agar ruas Cianjur-Sindangbarang juga dibangun jalan tol,” terangnya.

Usulan ruas jalan tol Cianjur-Sindangbarang tak terlepas rencana pemekaran Kabupaten Cianjur Selatan.

Keberadaan jalan tol itu diharapkan bisa menunjang perkembangan berbagai sektor di wilayah selatan Cianjur. “Surat usulannya sudah saya tanda tangani,” ujarnya.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cianjur Eri Rihandiar mengatakan, rencana pembangunan ruas-ruas jalan tol sudah diakomodir pada struktur Perda RTRW baru.

Ada tujuh ruas jalan tol yang diusulkan pembangunannya. “Pak Bupati berkeinginan menambah satu ruas jalan tol lagi yang diusulkan ke pemerintah pusat,” kata Eri. (Zea/S-01)

BACA JUGA  PT Roatex Indonesia Toll System Sabet Dua Penghargaan

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran

PEMERINTAH Kota Semarang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Semarang mendirikan Posko Kemanusiaan Lebaran 2026 untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada para pemudik yang melintas di wilayah Semarang. Posko tersebut…

BMKG Prediksi Bandung Raya  Lebih Kering pada Musim Kemarau 2026

MUSIM kemarau 2026 di Jawa Barat diprediksi datang lebih awal dan berlangsung lebih kering dibandingkan kondisi normal. Data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Bandung, menyebut  analisis…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Buka Perdana di Jakarta, Hikiniku to Come Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner

  • March 16, 2026
Buka Perdana di Jakarta, Hikiniku to Come Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner

Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran

  • March 16, 2026
Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran

BMKG Prediksi Bandung Raya  Lebih Kering pada Musim Kemarau 2026

  • March 16, 2026
BMKG Prediksi Bandung Raya  Lebih Kering pada Musim Kemarau 2026

Wagub DIY Lepas Keberangkatan Mudik 1.800 Pedagang Warmindo

  • March 16, 2026
Wagub DIY Lepas Keberangkatan Mudik 1.800 Pedagang Warmindo

PBVSI Siap Menaturalisasi 4 Pebola Voli Asal Brasil

  • March 16, 2026
PBVSI Siap Menaturalisasi 4 Pebola Voli Asal Brasil

Jelang Lebaran, Ratusan Driver Ojol Janda di Sidoarjo Terima Paket Sembako

  • March 16, 2026
Jelang Lebaran, Ratusan Driver Ojol Janda di Sidoarjo Terima Paket Sembako