KAI Sediakan Ruang Menyusui untuk Stasiun Jarak Jauh

  • Ekonomi
  • August 3, 2024
  • 0 Comments

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 sediakan ruang layak bagi ibu menyusui saat bepergian dengan kereta api.

Momen ini bersamaan dengan peringatan Pekan ASI Sedunia atau World Breastfeeding Week (WBW).

“KAI Daop 6 Yogyakarta mendukung peran ibu dalam memberikan ASI kepada sang buah hati,” kata  Manager Humas Daop 6, Krisbiyantoro dalam keterangan yang diterima Mimbar Nusantara di Solo, Sabtu (3/8).

“Kami terus berupaya memberikan ruang layak bagi ibu menyusui sewaktu bertransportasi menggunakan kereta api,” lanjutnya.

Penyediaan ruang menyusui di semua stasiun KA jarak jauh merupakan upaya layanan Daop 6 untuk terus memenuhi harapan pelanggan dan meningkatkan pelayanan.

Seiring perayaan Pekan ASI Sedunia  setiap 1-7 Agustus, Daop 6 berusaha meningkatkan layanan ibu menyusui.

BACA JUGA  Rayakan Hari Kartini, Stasiun Yogyakarta Dilayani Perempuan

Pekan ASI Sedunia tahun ini mengusung tema “Closing the Gap Breastfeeding Support for All” atau “Tutup kesenjangan: kita dukung semua Ibu sukses menyusui”.

Tujuanya mendorong dan mendukung semua ibu dapat memberikan ASI kepada anaknya.

Serta tidak ada kesenjangan yang terjadi baik dari ras, status sosial, ekonomi dan budaya.

Ruang Menyusui di 8 Stasiun

Wilayah Daop 6 Yogyakarta menyediakan ruang menyusui di 8 stasiun, yakni Stasiun Solo Balapan, Stasiun Solojebreas, Stasiun Purwosari, Stasiun Klaten.

Kemudian Stasiun Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan,Stasiun Wates, dan Stasiun Yoykakarta International Airport (YIA).

Fasilitas ruang laktasi nyaman, berpendingin atau AC, dilengkapi kursi sofa,  wastafel, meja/rak, dan stop kontak.

“Kelayakan ruang laksasi ini sangat penting, agar ibu dan bayi yang disusui merasa rileks, nyaman dan tidak terganggu karena bersifat privasi,” ujar Krisbiyantoro.

BACA JUGA  Jalur Utara Terendam, KAI Alihkan Perjalanan Kereta

Menurutnya setiap anak-anak di Indonesia layak dan berhak memperoleh ASI di mana pun dan kapan pun untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan dan kecerdasannya. (WID/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Mengapa Angka Kemiskinan BPS dan Bank Dunia Berselisih Jauh

TERJADI perbedaan jumlah penduduk miskin  Indonesia antara data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) dengan data yang dimiliki Bank Dunia. BPS menyebut tingkat kemiskinan di Indonesia pada Maret 2026 sebesar…

Selandia Baru Siap Pasok Sperma Sapi ke DIY

SELANDIA Baru siap memasok semen (sperma) sapi pejantan untuk mendukung pengembangan bibit sapi unggul di DI Yogyakarta Gagasan tersebut menjadi salah satu peluang kerja sama yang dibahas dalam pertemuan Duta…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Integritas Pemilu Dinilai Mulai dari Proses Pemilihan Penyelenggara

  • September 13, 2026
Integritas Pemilu Dinilai Mulai dari Proses Pemilihan Penyelenggara

107 Penumpang Dipastikan Selamat dalam Kecelakaan Kapal Virgo

  • September 13, 2026
107 Penumpang Dipastikan Selamat dalam Kecelakaan Kapal Virgo

PSM Raih Poin Pertama Usai Tahan Arema, Persita Bangkit Kalahkan Java United

  • September 13, 2026
PSM Raih Poin Pertama Usai Tahan Arema, Persita Bangkit Kalahkan Java United

Basarnas Terus Lakukan Pencarian Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

  • September 13, 2026
Basarnas Terus Lakukan Pencarian  Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Jateng Berlangsung Meriah

  • September 13, 2026
Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Jateng Berlangsung Meriah

Wabup Sleman Dorong Kampus Lahirkan Lulusan Berkarakter

  • September 13, 2026
Wabup Sleman Dorong Kampus Lahirkan Lulusan Berkarakter