
DENSUS 88 Antiteror Polri menangkap tiga orang terduga teroris, Rabu (31/7) malam di Kota Batu. Salah satu terduga masih pelajar berinisial HOK, 19.
“HOK merupakan simpatisan Daulah Islamiyah. Ia akan melakukan aksi bunuh diri di dua tempat ibadah berbeda di Malang, Jawa Timur, “ kata Karo Penmas Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Kamis (1/8).
Tidak dijelaskan dua tempat ibadah yang akan diteror dengan bom bunuh diri.
Ia menambahkan indikasi HOK akan melakukan aksi bunuh diri setelah Densus 88 Antiteror bersama Polda Jawa Timur menggeledah rumah HOK di Jalan Hasanudin Gang 26, Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur.
Aparat berhasil menyita sejumlah bahan kimia peledak. “Turut diamankan juga beberapa komponen bahan peledak yang akan digunakan oleh tersangka dalam melakukan aksi teror,” lanjut Trunoyudo.
Kini rumah terduga teroris dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Kota Batu tidak hanya sekali ini mengalami peristiwa penangkapan teroris.
Pada 9 November 2005 Indonesia dihebohkan dengan tewasnya Dr Azahari, tokoh sekaligus otak serangkaian kasus bom bunuh diri mematikan di sejumlah tempat di Indonesia.
Ia tewas di sebuah rumah di Perumahan Flamboyan Kota Batu. Sementara itu rekannya Nurdin M Top melarikan diri. (*/S-01)









