BPS Catat IPM Yogyakarta Naik 0,95 Poin

BADAN Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) DIY pada 2026 sebesar 83,43. Hal itu berarti meningkat 0,95 poin atau 1,15 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 82,48.

Pertumbuhan IPM tahun ini, jelas Plt. Kepala BPS DIY Endang Tri Wahyuningsih menunjukkan percepatan dibandingkan tahun sebelumnya. Dimensi umur panjang dan hidup sehat, lanjutnya tercermin dari Umur Harapan Hidup (UHH) bayi yang lahir pada 2026 yang mencapai 75,83 tahun, meningkat 0,19 tahun dibandingkan tahun sebelumnya.

Dikatakan pada dimensi pengetahuan, Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk usia 7 tahun ke atas naik dari 15,78 tahun menjadi 15,98 tahun.

Sementara itu, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk usia 25 tahun ke atas meningkat dari 10,20 tahun menjadi 10,46 tahun.

BACA JUGA  Sambut Lebaran BI DIY Siapkan Uang Kertas Rp4,61 Triliun

“Dimensi standar hidup layak juga menunjukkan perbaikan, dengan pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan mencapai Rp16,44 juta per tahun, naik sebesar Rp582 ribu atau 3,67 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Endang.

Stabil dan berkelanjutan

Posisi Provinsi DIY dalam peringkat nasional tetap berada di urutan kedua, mencerminkan capaian pembangunan manusia yang berlangsung secara stabil dan berkelanjutan.

Status pembangunan manusia DIY sejak  2021 telah berada pada kategori “sangat tinggi” (IPM ≥ 80), dan capaian di 2026 memperkuat posisi tersebut.

Endang menambahkan di tingkat kabupaten/kota, seluruh wilayah di DIY mencatat status pembangunan manusia dalam kategori “tinggi” atau “sangat tinggi”.

Kota Yogyakarta mencatat nilai IPM tertinggi sebesar 90,28, diikuti oleh Kabupaten Sleman sebesar 87,14 dan Kabupaten Bantul sebesar 84,02. Ketiga wilayah tersebut berada dalam kategori “sangat tinggi”.

BACA JUGA  66 UMKM DIY Ikuti Kurasi dari Bank Indonesia

Kulonprogo tertinggi

Kabupaten Kulon Progo mencatat nilai IPM sebesar 77,89 dan Kabupaten Gunungkidul sebesar 73,92, keduanya berada dalam kategori “tinggi”.

“Pertumbuhan IPM tertinggi tahun 2026 terjadi di Kabupaten Kulon Progo sebesar 1,20 persen, sementara pertumbuhan terendah tercatat di Kota Yogyakarta sebesar 0,84 persen,” katanya.

Perbedaan capaian antar wilayah mencerminkan variasi dalam komponen pembentuk IPM, seperti akses pendidikan, tingkat kesehatan, dan pengeluaran riil per kapita.

Kenaikan IPM di seluruh kabupaten/kota, tambahnya menunjukkan bahwa pembangunan manusia di DIY berlangsung secara merata, meskipun terdapat perbedaan tingkat capaian antarwilayah.

Seluruh kabupaten/kota mengalami peningkatan nilai IPM dibandingkan tahun sebelumnya, yang menunjukkan arah pembangunan yang positif dan berkelanjutan. (AGT/M-01)

BACA JUGA  Menbud Dukung Pengembangan Museum Tapak Presiden di Taman Pintar

Related Posts

BPPTKG DIY Catat Puncak Merapi Diguncang 840 Gempa selama Sepekan

BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mencatat selama sepekan dari Jumat (30/10) sampai Kamis (5/11) di kawasan puncak Gunung Merapi terjadi 840 kali gempa. Kepala BPPTKG Yogyakarta…

Ribuan Pelari Ramaikan Sembada Run 2026

BUPATI Sleman, Harda Kiswaya resmi melepas ribuan peserta ajang lari Sembada Run 2026 yang dipusatkan di landmark Kabupaten Sleman, Lapangan Denggung, Minggu (8/11/2026). Dengan mengusung tema ‘Jiwa Sembada, Raga Berdaya’,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

BPS Catat IPM Yogyakarta Naik 0,95 Poin

  • November 8, 2026
BPS Catat IPM Yogyakarta  Naik 0,95 Poin

BPPTKG DIY Catat Puncak Merapi Diguncang 840 Gempa selama Sepekan

  • November 8, 2026
BPPTKG DIY Catat Puncak  Merapi Diguncang 840 Gempa selama Sepekan

Ribuan Pelari Ramaikan Sembada Run 2026

  • November 8, 2026
Ribuan Pelari Ramaikan Sembada Run 2026

OJK Jateng: Inklusi Keuangan Capai 95 Persen, Literasi Masih 72,8 Persen

  • November 8, 2026
OJK Jateng: Inklusi Keuangan Capai 95 Persen, Literasi Masih 72,8 Persen

Persija Kembali ke Puncak Klasemen, Garudayaksa dan Isenmulang Buat Kejutan

  • November 7, 2026
Persija Kembali ke Puncak Klasemen, Garudayaksa dan Isenmulang Buat Kejutan

Cianjur Tambah Medali Emas di Porprov XV Jabar dari Muaythai

  • November 7, 2026
Cianjur Tambah Medali Emas di Porprov XV Jabar dari Muaythai