
FAKULTAS Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) meraih posisi 3 kategori Teknologi & Digital PR Program dalam PERHUMAS PR Excellence Awards (PREA) 2026.
Penghargaan tersebut diraih melalui program komunikasi digital yang mengangkat kisah Muhammad Nur Arifin, mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Program bertajuk “Satu Cerita, Satu Kepercayaan: Human-Centered Digital PR dalam Membangun Reputasi Pendidikan Inklusif” mengedepankan kisah perjuangan mahasiswa sebagai pendekatan komunikasi untuk memperkuat pesan tentang akses pendidikan dan kepedulian institusi.
Arifin diterima di Fapet UGM melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Ia berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, merupakan anak keenam dari sembilan bersaudara, dan bercita-cita mengembangkan usaha ayam broiler.
Pemanfaatan teknologi digital

Pranata Humas Fapet UGM, Satria Ardhi Nugraha, S.S., M.A., mengatakan program tersebut memadukan pemanfaatan teknologi digital dengan strategi media relations untuk memperluas jangkauan informasi.
“Fapet UGM mencoba mendistribusikan cerita ini melalui berbagai kanal komunikasi, baik media institusi, media sosial, maupun media massa. Selain mengoptimalkan teknologi dan digital PR, kami juga ingin menegaskan pentingnya kekuatan media relations dalam membangun reputasi institusi,” katanya, Senin di Yogyakarta.
Berdasarkan data evaluasi program, cerita Arifin menghasilkan sekitar 19 pemberitaan di media lokal dan nasional.
Selain itu, juga muncul di berbagai media sosial (Instagram, Facebook dan TikTok) media massa dengan banyak ragam komentar positif, tanda suka dan dibagikan.
Jadi inspirasi
Dekan Fapet UGM, Prof. Bambang Suwignyo, mengapresiasi capaian tersebut. Ia berharap penghargaan itu dapat menginspirasi tenaga kependidikan dan sivitas akademika untuk mengoptimalkan aset serta potensi fakultas dalam menghasilkan karya dan meningkatkan publikasi institusi.
PREA 2026 diselenggarakan oleh Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS). Proses penjurian berlangsung secara daring pada 30 September 2026, dengan dewan juri terdiri atas Dr. Dian Agustine Nuriman, Yoris Sebastian, Steve Saerang, dan Dr. Nurlaela Arif.
Pada kategori Teknologi & Digital PR Program ada sekitar 80 karya yang masuk dan bersaing. Selain Fapet UGM, untuk juara 1 kategori ini yakni BAZNAS dan peringkat 2 Sinarmas Land. Penghargaan diserahkan dalam rangkaian Konvensi Humas Indonesia 2026 pada Sabtu, 17 Oktober 2026 di Surakarta. (AGT/M-01)








