
KABAR tidak menyenangkan didapat para Bobotoh sesuai kemenangan Persib 1-0 atas wakil Vietnam, The Cong-Viettel FC pada lanjutan AFC Champions League Two (ACL Two) di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (14/10) malam. Pasalnya, kondisi kesehatan Komisaris Persib, Haji Umuh Muchtar dilaporkan menurun setelah pertandingan.
Sosok yang akrab disapa Wak Haji Umuh itu terlihat kelelahan saat melintasi area mix zone menuju kendaraan pribadinya. Ia bahkan harus dirangkul dan dipapah oleh Kapolresta Bandung, Kombes Pol Tri Suhartanto.
“Lagi ngedrop nih,” tutur Wak Haji Umuh singkat kepada awak media yang menyapanya di lokasi.
Sejumlah jurnalis dan tokoh yang berada di sekitar lokasi kemudian memberikan semangat kepada Wak Haji Umuh agar beristirahat dan menjaga kesehatannya.
Figur penting
Kondisi tersebut menjadi perhatian Bobotoh mengingat Umuh dikenal sebagai salah satu figur yang konsisten mendampingi Persib, termasuk saat tim menjalani pertandingan penting di kompetisi domestik maupun Asia.
Persib sendiri mengamankan kemenangan melalui gol penalti Mariano Peralta pada menit ke-45. Namun, di tengah kegembiraan atas hasil tersebut, kondisi Umuh menjadi perhatian tersendiri bagi orang-orang di sekitarnya.
Sempat Dirawat di Rumah Sakit
Kondisi Wak Haji Umuh yang menurun setelah pertandingan terjadi tidak lama setelah ia dikabarkan menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Jakarta pada September 2026 lalu.
Saat itu, kondisi fisiknya disebut menurun akibat kelelahan setelah mendampingi aktivitas Persib dalam rangkaian pertandingan dengan jadwal padat, termasuk perjalanan ke Korea Selatan untuk menghadapi FC Seoul di ajang ACL Two.
Setelah kondisinya membaik, sosok yang dekat dengan kalangan wartawan ini melanjutkan pemulihan di kediamannya di Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.
Pada usia 78 tahun, Umuh dikenal memiliki kedekatan emosional dengan Persib. Dedikasinya mendampingi tim membuat kehadirannya kerap menjadi perhatian, terutama ketika Maung Bandung menghadapi laga-laga krusial.
Berjuang Melawan Gangguan Kesehatan
Umuh juga pernah mengalami gangguan kesehatan pada periode sebelumnya. Pada 2023, ia sempat menjalani perawatan medis di Jakarta akibat diabetes. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan berat badannya hingga sekitar 13 kilogram.
Lalu pada Januari 2014, Umuh dilaporkan mengalami serangan jantung setelah pulang dari Malang untuk mengurus keperluan Persib. Ia sempat menjalani perawatan di RS Borromeus, Bandung, dan mendapatkan tindakan medis berupa pemasangan balon jantung. Sebelumnya, ia juga pernah menjalani penanganan medis di Singapura.
Riwayat tersebut membuat kondisi Umuh setelah pertandingan Persib kontra Viettel mendapat perhatian dari pendukung dan insan sepak bola.
Doa dan dukungan mengalir
Hingga informasi ini disusun, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan medis Umuh setelah kejadian di Stadion Si Jalak Harupat.
Bobotoh berharap Umuh segera pulih dan dapat kembali beraktivitas setelah kondisinya memungkinkan. Dukungan dan doa pun mengalir bagi tokoh yang telah lama menjadi bagian dari perjalanan Persib Bandung tersebut. (zahra/M-01)






