
UNIVERSITAS ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta akan menggelar Unisa Fest yang mengedepankan konsep ramah lingkungan atau eco-green. Kegiatan yang akan berlangsung pada Jumat (9/10) dan Sabtu (10/10) ini akan diselenggarakan di kampus Jalan Siliwangi, Nogotirto, Gamping, Sleman.
Kepala Humas dan Protokol Unisa Yogyakarta, Sinta Maharani, menjelaskan dalam kesgiatan Unisa Fest kali ini, akan dilakukan pengumpulan sampah botol plastik sebagai bagian dari konsep ramah lingkungan yang dipadu dengan misi sosial.
Sampah-sampah botol plastik ini nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung beasiswa bagi mahasiswa yang memerlukan. Dikatakan, pengumpulan sampah botol plastik itu salah satunya dengan cara memanfaatkan botol plastik sebagai tiket masuk ke lokasi kegiatan.
“Untuk hadir di Unisa Fest ini sebenarnya gratis, pengunjung bisa mendonasikan botol plastik bekas di lokasi acara,” ujarnya.
Untuk beasiswa
Pengumpulan sampah yang berupa botol plastik ini sendiri sebenarnya sudah dijalankan di Unisa selama tiga tahun terakhir dan pada 2025 lalu berhasil terkumpul dana sebesar Rp61 juta dan diberikan untuk beasiswa bagi 25 mahasiswa.
Selain dari pengumpulan sampah botol plastik, dana untuk beasiswa katanya juga diperoleh dari donasi sukarela di kalangan internal.
Ia menambahkan aktivitas sekitar 7.000 mahasiswa Unisa yang beraktivitas di kampus yang mengumpulkan sampah dalam jumlah yang cukup besar setiap hari menghasilkan volume sampah yang cukup besar. Sampah botol plastik kemudian dipilah dan dikelola kembali oleh mahasiswa.
Unisa Fest tahun 2026 ini, kata Sinta mengambil 3 pilar yakni Mind, Body, and Soul. Di pilar mind, panitia akan menggelar Workshop Kimpul Up dengan menghadirkan Bu Kimpul, seorang kreator konten Tik Tok yang viral.
Lewat Bu Kimpul, ujarnya diharapkan dapat mempelajari lebih lanjut bagaimana mengangkat umbi-umbian menjadi makanan kekinian. Hal ini, katanya, akan dikorelasikan dengan Program Studi Gizi dan Bioteknologi.
Pada Jumat sore, tambahnya akan dilanjutkan dengan Harmony Talk: Dialog Interaktif bersama Puthut Ea dan Komika Yusril Fahriza.
Merawat harmoni
“Dialog tersebut akan mengulas tentang memperkuat harmoni untuk peradaban berkemajuan,” katanya.
Sedangkan pada hari Sabtu, akan diselenggarakan fun walk yang bertema “Melampah Sesarengan, Niti Kampung Santri.”
Sinta mengemukakan, tema ini diambil, mengingat Unisa Yogyakarta berada di lingkungan santri, maka Unisa ingin merawat harmoni, berkolaborasi, membangun kebersamaan antara civitas akademika dengan masyarakat.
Dikatakan 100% tiket fun walk akan didonasikan ke UMKM Himpunan Disabilitas Muhammadiyah dan Muhammadiyah Disability Center. (AGT/A-01)





