
UNTUK membantu mahasiswa yang akan menjalani Ujian Tengah Semester (UTS), Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada membagikan 2.577 butir telur rebus.
Telur rebus itu dibagikan pada periode UTS 5-14 Oktober.Telur dibagikan sebagai pilihan makanan praktis yang dapat dikonsumsi mahasiswa sebelum maupun setelah mengikuti ujian.
Selain mudah dikonsumsi, telur juga dikenal sebagai salah satu sumber protein yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari.
Tambahan asupan
Kepala Kantor Administrasi (KKA) Fapet UGM, Nurma Diani, S.Pd., MBA, mengatakan penyediaan telur gratis ini merupakan bagian dari perhatian fakultas terhadap mahasiswa, khususnya selama masa ujian.
“Harapannya, telur ini bisa menjadi tambahan asupan bagi mahasiswa, baik sebelum masuk ruang ujian maupun setelah selesai mengikuti ujian,” ujarnya, Senin.
Zulfa, salah seorang mahasiswa Fapet UGM, menilai penyediaan telur gratis cukup membantu, terutama ketika membutuhkan makanan ringan untuk mengganjal perut di sela-sela aktivitas ujian.
“Senang, bisa untuk ganjel perut sebelum atau setelah UTS,” katanya.
Bantu anak kos
Hal senada disampaikan Hanun. Sebagai mahasiswa yang tinggal di kos, ia menilai program tersebut memberikan manfaat tersendiri karena membantu menyediakan asupan makanan secara praktis di tengah kesibukan ujian.
“Bagi anak kos sangat berarti. Ke depan mungkin bisa ditambah dengan menu khas Fapet lainnya, misalnya susu,” tuturnya.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Fapet UGM menghadirkan lingkungan akademik yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan pembelajaran, tetapi juga memperhatikan kebutuhan mahasiswa dalam menjalani aktivitas perkuliahan.
Dengan membagikan ribuan telur selama periode UTS, Fapet UGM berharap mahasiswa dapat menjalani masa ujian dengan lebih nyaman dan tetap memperhatikan asupan makanan di tengah padatnya aktivitas akademik.(AGT/M-01)








