
ASIAN Games XX/2026 resmi dibuka di Mizuho Park Athletic Stadium, Nagoya, Jepang pada Sabtu (19/9). Kali ini pesta olaharga negara-negara Asia itu mengusung semangat persahabatan dan perdamaian serta tekad menyatukan masyarakat melalui olahraga.
Presiden Komite Penyelenggara Asian Games dan Asian Para Games Aichi-Nagoya, Ohmura Hideaki, dalam sambutannya mengatakan multiajang itu menjadi momentum untuk mempererat persahabatan dan memperkuat solidaritas antarmasyarakat di kawasan.
“Di bawah cita-cita luhur Olympic Council of Asia untuk mempromosikan persahabatan dan perdamaian internasional, kami merasa sangat terhormat menjadi tuan rumah Asian Games di Aichi-Nagoya dengan slogan ‘Imagine One Asia’,” kata Ohmura.
Ohmura mengatakan Asian Games tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga festival perdamaian yang mempertemukan masyarakat dari berbagai negara dan kawasan di Asia dalam semangat saling menghormati dan persahabatan.
“Saya sungguh berharap Asian Games ini akan dikenang oleh banyak orang dan terus dikenang sebagai simbol persahabatan dan perdamaian yang indah di Asia,” ujar Ohmura.
Kaya akan warisan budaya

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Olympic Council of Asia (OCA) Sheikh Joaan Bin Hamad Al Thani menyebut Asian Games di Aichi-Nagoya menjadi momentum ntuk memperkuat persatuan masyarakat Asia
Dalam sambutannya, Sheikh Joaan mengatakan Jepang untuk ketiga kalinya dipercaya menjadi tuan rumah Asian Games, setelah Tokyo menjadi tuan rumah pada 1958 dan Hiroshima pada 1994.
Ia menyambut penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di Asia itu di Aichi-Nagoya, wilayah yang dikenal memiliki tradisi kuat dalam bidang manufaktur, inovasi, serta warisan budaya yang kaya.
“Kami memiliki keyakinan penuh terhadap kesuksesan Asian Games dan menantikan para atlet dari 45 negara dan kawasan Asia untuk tampil sebaik-baiknya,” ujar Sheikh Joaan.
Ia mengatakan Asian Games yang pertama kali digelar di New Delhi pada 1951 telah berkembang menjadi pesta olahraga terbesar di benua Asia. (*/N-01)







