
PULUHAN jurnalis bersama aparat kepolisian Polresta Sidoarjo menggelar doa bersama dan tahlil di Masjid Al-Ikhlas Polresta Sidoarjo, Senin (14/9) siang.
Aksi solidaritas itu ditujukan untuk keselamatan lima jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, serta para korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
Acara yang berlangsung khidmat usai salat Zuhur berjemaah tersebut dipimpin langsung oleh imam masjid setempat. Melalui doa bersama itu jajaran Polri dan insan pers di Sidoarjo berharap proses pencarian seluruh korban hilang dapat segera membuahkan hasil.
Kabag Ops Polresta Sidoarjo, Kompol M Bayu Agustyan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keprihatinan sekaligus kepedulian mendalam dari pihak kepolisian dan insan pers di daerah terhadap musibah yang menimpa para awak media serta kru perahu di lapangan.
”Doa bersama ini dikandung maksud mendoakan agar rekan-rekan jurnalis yang hilang bersama kru dan pemandu kapal di Selat Sunda dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Kami juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberi kesabaran dan ketabahan,” ujar Bayu.
Insiden terbaliknya Kapal Virgo

Selain fokus pada pencarian lima jurnalis di Selat Sunda, doa bersama tersebut turut ditujukan bagi para korban insiden terbaliknya Kapal Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa.
“Semoga lima jurnalis bisa segera ditemukan dan tentunya berharap ditemukan selamat, serta mendoakan korban kapal Virgo juga klir ditemukan semua serta keluarga diberi ketabahan,” kata Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Korda Sidoarjo Pramono Putra.
Berdasarkan data Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPB) per Senin (14/9) pagi, total korban kecelakaan Kapal Virgo tercatat sebanyak 243 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, enam orang ditemukan meninggal dunia, dan 129 jiwa lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan. (OTW/A-01)






