
TELKOMSEL Area Jabotabek Jabar memperluas perannya di tengah masyarakat. Tak hanya menghadirkan konektivitas, mereka membuka ruang interaksi dan kreativitas melalui Kampung Telkomsel dan Pesta Jawara.
Kedua program tersebut diluncurkan di Telkomsel Smart Office (TSO) BSD pada Kamis (10/9), sebagai bagian dari upaya Telkomsel mendekatkan manfaat layanan digital dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Kampung Telkomsel dirancang sebagai ruang kebersamaan warga. Beragam aktivitas digelar, mulai dari senam bersama, olahraga, edukasi dan layanan digital, hingga program apresiasi bagi masyarakat di lingkungan sekitar.
Vice President Consumer Business Area Jabotabek Jabar Telkomsel, Tuty R. Afriza, memaparkan kehadiran kedua program tersebut tidak semata-mata untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan, tetapi juga menciptakan ruang agar masyarakat dan generasi muda dapat berkembang
“Melalui Kampung Telkomsel dan Pesta Jawara, kami menghadirkan manfaat yang lebih dari sekadar layanan konektivitas. Kami ingin menciptakan ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, berinteraksi, dan tumbuh bersama, sekaligus memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan mengembangkan potensi mereka,” terangnya.
Ruang partisipasi
Hingga kini, Kampung Telkomsel telah hadir di 121 titik di wilayah Jabotabek Jabar dan menjadi ruang partisipasi bagi ribuan warga dalam berbagai kegiatan positif.
Sementara itu, Pesta Jawara menyasar generasi muda, khususnya pelajar. Berkolaborasi dengan Musica Studios, program tersebut hadir di berbagai sekolah dan institusi pendidikan melalui pentas seni yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menampilkan bakat di bidang musik, tari, dan seni pertunjukan lainnya.
Tak hanya panggung bagi pelajar, Pesta Jawara juga menghadirkan hiburan dari musisi nasional. Siswa dapat mengikuti Pesta Jawara On Cam Competition dengan mengabadikan momen kegiatan dan berkesempatan memperoleh berbagai hadiah.
Dukungan konektivitas juga diberikan melalui produk by.U dan SIMPATI agar generasi muda tetap terhubung saat mengeksplorasi kreativitas dan menjalankan aktivitas digital secara produktif.
Proses pembelajaran
Kepala SMAN 1 Caringin, Musherdi Sigit Iswanto, menilai konektivitas digital kini menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran. Internet, menurut dia, tidak hanya membantu siswa dan guru mendapatkan informasi, tetapi juga membuka sumber inspirasi.
“Melalui program Pesta Jawara Telkomsel, siswa sangat antusias karena tidak hanya mendapatkan akses internet, tetapi juga pengalaman dan pembelajaran yang mendorong mereka untuk berkarya dan mengembangkan bakat,” ucap Musherdi.
Hingga saat ini, Pesta Jawara telah hadir dalam 18 pentas seni sekolah, sekaligus menjadi wadah bagi pelajar untuk mengekspresikan kreativitas dan memperoleh pengalaman hiburan yang inspiratif.
Dorong Kreativitas Berbasis 5G
Semangat memperluas ruang kreativitas digital juga diwujudkan Telkomsel melalui Telkomsel 5G Video Competition. Kompetisi tersebut mengajak masyarakat menghasilkan karya video kreatif yang mengangkat kekayaan budaya Indonesia dengan memanfaatkan teknologi digital dan konektivitas jaringan 5G.
Mengusung tema “Merdeka Berkarya, Bangga Budaya dengan Telkomsel 5G”, kompetisi berlangsung hingga 20 September 2026.
Pemenang akan diumumkan pada 30 September 2026 dan berkesempatan memperoleh berbagai hadiah, termasuk perangkat pendukung gaya hidup digital berbasis 5G. Tema kompetisi akan berganti pada setiap periode penyelenggaraan. Informasi dan pendaftaran dapat dilakukan melalui laman tsel.id/Kompetisi5Gtsel.
Tuty menyebut, rangkaian program tersebut menjadi bagian dari komitmen Telkomsel untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas dari sekadar konektivitas.
Perusahaan akan terus menghadirkan program yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi pelanggan serta masyarakat dengan semangat Melayani Sepenuh Hati. (zahra/M-01)







